Pusat Perbelanjaan Hi Tech Mall Kembali Dibuka

Khoirotul Lathifiyah

Minggu, 7 April 2019 - 16:48

JATIMNET.COM, Surabaya - Para pengunjung  mulai meramaikan Hi Tech Mall sejak dibuka kembali pada 6 April 2019. Sebelumnya, pusat perbelanjaan ini sempat ditutup dan dikosongkan setelah masa kontrak PT Sasana Boga dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya habis pada 30 Maret 2019.

"Kami ada rapat koordinasi dengan Pemkot pada tanggal 29 Maret lalu, dan pihak pemkot menyampaikan, pada 6 April kami bisa beraktivitas kembali dengan keadaan apa adanya dulu," kata Ketua Paguyuban UMKM dan IT Hi Tech Mall Surabaya Rudi Abdullah saat diwawancarai di Hi Tech Mall, Minggu 7 April 2019.

Sebelumnya pada 1-5 April 2019 lalu semua pedagang diliburkan sebagai syarat pengosongan dan penyerahan habis kontrak dari PT Sasana Boga.

BACA JUGA: Pemkot Janji Tetap Pertahankan Pengusaha Hi Tech Mall Surabaya

Rudi mengungkapkan, para pedagang sebelumnya telah menggelar aksi tiga kali dan merasa tak mendapatkan respons dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Namun, kini para pedagang bersyukur dan mengucapkan terima kasihnya kepada Risma.

"Kemarin Sabtu (6 April 2019) kami mengadakan tasyakuran, juga sebagai bentuk terima kasih sudah mengizinkan pedagang untuk bisa menempati THR Mall aset milik pemkot untuk selamanya," katanya

Rudi menjelaskan pemkot memberikan peluang pedagang berjualan dengan teknis untuk pembayaran kontrak akan dibicarakan di kemudian hari.

Dihari pertama pembukaan, sudah ada 300 tenant (penyewa) (400 toko). Dan yang belum buka, Rudi mengatakan menunggu melakukan pendataan baru dengan pihak manajemen baru yang mengelola Hi Tech Mall .

"Jadi yang sudah buka toko atau tenant sudah menyerahkan data ke pemkot. Dan data toko yang terlanjur tutup harus menunggu manajemen baru," kata Rudi

Ia juga menjelaskan saat ini pemkot melakukan pendataan toko-toko yang masih aktif. Data yang kemarin ada 400 toko termasuk PT. Jadi mulai saat ini  seluruh pedagang termasuk PT harus masuk ke penguyupan agar mempermudah pendataan. "Karena ada pengalihan manajemen, PT bisa masuk paguyuban, sebelumnya belum,” kata Rudi.

BACA JUGA: Hi-Tech Mall Kembali akan Dikelola Swasta

Sementara itu, salah satu pedang komputer, Setia Budi merasa senang. Karena selama ini pedagang sudah menunggu dari pihak pemkot untuk mengelola.  Ia juga berharap, setelah dibuka kembali Hi Tech Mall, pemkot segera menata ulang.

“Cepat-cepat  ditata ulang, mulai dari parkirannya, keamanan, kebersihan lebih ditata lagi. Supaya semua pedang ini bisa nyaman dan bisa menggelar pameran,” harapnya.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota Surabaya Eri Cahyadi melalui pesan singkatnya mengungkapkan saat ini pemkot tengah melakukan pengkajian.

Namun yang berwenang adalah Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya. "Jadi bentuknya seperti apa terus kerjasamanya ada di dinas tanah," katanya.

Baca Juga

loading...