Polres Probolinggo Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Pil Setan

Zulkiflie

Reporter

Zulkiflie

Selasa, 28 Mei 2019 - 18:19

JATIMNET.COM, Probolinggo – Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo memusnahkan sebanyak 1132 botol minuman keras (miras) berbagai merek, dan 1900 butir pil setan yang diperoleh dari Operasi Pekat Semeru 2019.

Pemusnahan ini menggunakan alat berat serta mesin blender di halaman Mapolres Probolinggo, usai Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Semeru 2019”, Selasa 28 Mei 2019.

Rincian miras yang dimusnahkan petugas meliputi 9 botol Bir, 575 botol Arak, 50 botol Vodka, 490 botol Anggur dan 8 botol Whisky, serta sebuah jeriken miras oplosan. Sedangkan obat keras berbahaya yang dimusnahkan meliputi, 1150 butir pil Tryhexipendyl dan 750 pil Dextro.

BACA JUGA: Polres Probolinggo Tangkap 432 Pelaku Kriminal Selama Ramadan

Kepada wartawan, Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan, operasi pekat digelar mulai 15 Mei 2019 hingga 26 Mei 2019. Dalam operasi selama Ramadan itu, petugas merazia ribuan botol minum keras dan ribuan butir obat keras berbahaya.

“Ramadan kali ini kami amankan miras dan obat keras berbahaya, yang paling banyak. Kami akan terus gencar memberantas peredaran miras dan obat keras karena sangat berbahaya bagi kesehatan, dan merusak generasi muda,” terang Eddwi.

BACA JUGA: Dua Pembobol ATM di Probolinggo Diringkus Polisi

Kapolres mengatakan pihaknya akan terus menggelar razia miras dan obat keras di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo untuk menekan peredarannya.

Selain miras dan obat keras berbahaya, dalam Operasi Pekat Semeru 2019 selama 12 hari itu, petugas juga menyita 10 unit knalpot brong dan 5 unit sepeda motor protolan. Petugas juga langsung memusnahkan knalpot ini dengan menggunakan mesin pemotong.

Kapolres menyebut telah menyiapkan sekitar 350 pasukan meliputi unsur Polri sebanyak 240 dan TNI 110 dalam Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Semeru 2019”. Ada juga bantuan dari instansi lainnya, seperti Satuan Polisi Pamong Praja, Pramuka dan Dinas Perhubungan.

Baca Juga

loading...