Senin, 27 April 2026 11:00 UTC

Kapolres Tuban AKBP Alaidin usai konfrensi pers di Mapolres Tuban, Senin, 27 April 2026. Foto: Zidni Ilman.
JATIMNET.COM, Tuban – Pihak kepolisian belum mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan 42 kios di Pasar Baru Tuban hingga empat hari pascakejadian, Senin, 27 April 2026.
Kapolres Tuban AKBP Alaidin mengatakan bahwa penyelidikan masih terus bergulir hingga saat ini. Dalam hal ini, pihaknya juga menunggu hasil uji scientific crime dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur untuk memastikan pemicu pasti insiden tersebut.
“Untuk scientific crime Labfor masih menunggu hasil dari Polda Jatim. Kami juga minta untuk dipercepat, karena 1–2 hari mungkin sudah bisa diketahui penyebab terjadinya kebakaran di Pasar Baru Tuban,” ungkapnya.
BACA: Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Hebat Pasar Baru Tuban
Selain menunggu hasil laboratorium, polisi juga terus mendalami sejumlah aspek lain dalam penyelidikan. Salah satunya dari rekaman kamera pengawas (CCTV) dari berbagai titik di sekitar lokasi kejadian.
“Masih kami dalami, termasuk CCTV dari berbagai tempat sesuai SOP penyelidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Tuban,” jelasnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah kebakaran murni disebabkan faktor teknis seperti korsleting listrik atau terdapat kemungkinan lain yang perlu diungkap.
“Guna menemukan apakah ada hal yang mencurigakan, atau memang terjadi karena konsleting listrik ataupun penyebab lainnya,” imbuhnya.
BACA: Pasar Baru Tuban Kebakaran, Beberapa Kios Ludes
Dalam proses penyelidikan, tim Inafis dan Labfor juga telah mengamankan sejumlah sampel dari dua blok yang terdampak.
“Beberapa sampel di dua blok yang terbakar sudah diambil. Ada SOP yang dilakukan dalam pengambilan sampel, nanti akan disimpulkan setelah hasil Labfor keluar,” terangnya.
AKBP Alaidin menambahkan, hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan akan segera keluar. “Harusnya 3–4 hari sudah keluar (pascakejadian). Kami masih komunikasi dengan Labfor Polda Jatim, nanti akan kami update lagi,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran yang terjadi pada Kamis dini hari, 23 April 2026 itu menghanguskan puluhan ruko di Blok D, E, dan F Pasar Baru Tuban. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Pasar yang terletak di Jl. Gajahmada Tuban itu direncanakan bakal direvitalisasi dengan nilai anggaran yang bersumber dari APBD dengan nominal Rp 24,3 miliar.
