Polda Jatim Kerahkan 1.200 Personel Amankan Gedung MK

M. Khaesar Januar Utomo

Rabu, 12 Juni 2019 - 14:57

JATIMNET.COM, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur memberangkatkan 1.200 personel ke Jakarta untuk turut serta mengamankan sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkhamah Konstitusi, Jumat 14 Juni.

Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera mengatakan 1.200 personel dari Polda Jatim itu nantinya disiagakan di Mabes Polri.

“Personel yang diberangkatkan terdiri atas 700 personel Brimob dan 500 anggota Shabara. Semuanya diberangkatkan untuk bergabung dengan tim dari Mabes Polri,” kata Frans Barung, Rabu 12 Juni 2019.

BACA JUGA: Polda Jatim Kerahkan 2.000 Personel Amankan Ijtima III

Dalam kesempatan tersebut, Frans Barung memastikan tidak ada warga Jawa Timur yang turut berangkat ke Jakarta mengikuti jalannya sidang sengketa. “Kami yakin tidak ada warga Jatim yang terprovokasi berangkat ke Jakarta,” ucap Barung.

Keyakinan itu membuat Polda Jatim tidak melakukan sweeping atau penyisiran di setiap terminal, stasiun maupun jalan-jalan protokol, untuk mengantisipasi warga Jatim yang hendak berangkat ke Jakarta.

Langkah ini berbeda, lanjut Barung, ketika kepolisian di Jatim mengantisipasi pergerakan massa yang hendak ke ibu kota mengikuti gerakan people power di Jakarta 22 Mei lalu.

BACA JUGA: Polisi Madiun Gagalkan Keberangkatan Peserta Aksi People Power

Ditambahkan Barung, dalam waktu dekat Gubernur Khofifah Indar Parawansa; Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal Wisnoe Prasetja Boedi; dan Kapolda Jatim, Inspektur Jenderal Lucky Hermawan akan bertemu sejumlah tokoh di Jawa Timur.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga Jatim yang berangkat mengikutit sidang pertama gugatan Pilpres 2019 di gedung MK. “Kami sama-sama menjaga ketertiban di Jatim,” beber Barung.

Baca Juga

loading...