JATIMNET.COM, Surabaya - Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim membongkar jaringan judi togel online beromzet ratusan juta rupiah. Sebanyak 15 orang tersangka diamankan.

"Pelaku diamankan di berabagai daerah seperti Malang, Madiun, Lamongan, Tuban dan mengembang hingga di daerah Pati, Jawa Tengah," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela, Senin 11 Februari 2019.

Menurut Sinambela, komplotan ini telah menjalankan judi online selama setahun. Dan lima belas tersangka mempunyai peran berbeda. Rinciannya, empat orang sebagai bandar, enam orang sebagai pengepul dan lima orang sebagai pengecer.

"Jaringan judi online dan konvensional ini sangat rapi,” kata mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini.

BACA JUGA: Jatanras Polda Jatim Amankan Judi Bola Beromzet Puluhan Juta

Leonard merinci, tersangka yang menjadi bandar adalah, W, AS, K bin M, dan P. Sedangkan para pengepul berinisial AW, SAS, R, MR, TK, dan AST. Dan tersangka yang perannya seabgai pengecer berinisial R, TS, TG, M, dan AHS.

Sistem dalam bisnis ini, kata Leonard, pemasang atau penombok memesan dengan mengirim pesan via SMS kepada bandar, pengecer dan pengepul. Selanjutnya di catatkan untuk dipasangkan.

Untuk melihat perputarannya, pemasang bisa melihat melalui situs online setiap hari Selasa dan Kamis. "Dari situs online ini bisa dilihat siapa yang menang. Begitu menang, dari bandar membayarkan kepada pemasan," ucapnya.

BACA JUGA: Bisnis Judi Online, Tujuh WNA Cina Ditangkap

Leonard menambahkan, untuk jaringan di wilayah Tuban, tersangka mengaku baru menjalankan bisnisnya selama dua bulan. Untuk jenisnya yakni togel Singapura dan Hongkong. "Untuk wilayah Tuban, bukaannya dilakukan setiap hari. Dan dari kelompok inilah mengembang ke Pati, Jawa Tengah," tambahnya.

Selain menangkap 15 tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 24 juta, 12 buah HP, 1.032 kupon kosong taruhan judi, 365 bendel kupon pasang nomor judi togel, 61 lembar ramalan nomor judi togel, 17 lembar pasangan nomor judi togel.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian, dengan ancaman pidana empat tahun penjara.