Penyiapan Layanan Haji di Saudi sudah 100 Persen

David Priyasidharta

Selasa, 7 Mei 2019 - 23:27

JATIMNET.COM, Jakarta - Proses penyiapan layanan bagi jemaah haji yang mencakup akomodasi, katering, dan transportasi di Arab Saudi sudah selesai. Hal ini dilaporkan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis saat rapat progres persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M di Kantor Kementerian Agama, Selasa 7 Mei 2019.

“Progres penyediaan akomodasi, konsumsi dan transportasi jemaah haji Indonesia yang sudah siap 100 persen,” terang Sri Ilham di Jakarta, Selasa 7 Mei 2019.

Ia mengatakan layanan tersebut mencakup akomodasi di Makkah dan Madinah, transportasi bus antar kota berhajian, bus selawat, serta layanan katering.

BACA JUGA: Kemenag Mulai Proses Visa Jemaah Haji Pekan Ini

Menurut Sri Ilham, jemaah haji tahun ini akan dilayani angkutan selawat yang hotelnya berada pada radius minimal 1.000 meter dari Masjid Al Haram. Dari hotel ke Masjidil Haram, mereka cukup satu kali naik bis dengan layanan 24 jam.

Bus yang digunakan minimal pembuatan tahun 2015, kapasitas maksimal 70 orang dan memiliki akses 3 pintu. Bus juga dilengkapi AC, global positioning system (GPS), serta alat pemadam kebakaran dan kotak P3K. "Layanan bis selawat dihentikan mulai tanggal 6 - 13 Dzulhijjah dan mulai beroperasi kembali pada 14 Dzulhijjah,” tuturnya dalam laman Kementerian Agama.

Terkait 10 ribu kuota tambahan, Sri Ilham melaporkan bahwa muassasah akan menambahkan tiga maktab untuk jemaah haji Indonesia saat berada di Mina. Satu maktab biasanya ditempati sekitar 3.000 jemaah.

"Pemerintrah Arab Saudi saat ini sedang melakukan renovasi untuk toilet di Mina, urinoir akan ditambah 8 di setiap maktab dan akan disesuaikan dengan masukan dari Misi Haji," ujar Sri Ilham.

BACA JUGA: Tambahan Kuota Haji 10 Ribu Orang Diprioritaskan Untuk Lansia

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis melaporkan bahwa sampai 6 Mei 2019, masih ada 11.669 calon jemaah yang belum melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1440H. Untuk pelunasan tahap II ini, akan berlangsung hingga 10 Mei 2019.  

“Proses penyiapan dokumen dan pemvisaan dimulai tanggal 2 Mei sampai 27 Juli 2019,” ujar Muhajirin.

Ia mengatakan jemaah haji yang berangkat melalui bandara Soekarno Hatta akan kembali diberikan layanan Fast Track di Terminal II.

Sementara Direktur Bina Haji Khoirizi melaporkan bahwa proses bimbingan manasik haji terus berjalan dan penyiapan petugas sudah selesai. Menurutnya, 4.100 kuota petugas haji telah didistribusikan sesuai rencana peruntukannya, termasuk kuota pengawas haji.

BACA JUGA: Jemaah Haji Dibekali Gelang Kesehatan Dilengkapi Barcode Data

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi progres layanan yang disiapkan. Ia secara khusus menyoroti masalah bimbingan manasik haji. Menag berharap untuk dicermati mengingat waktunya yang semakin mepet termasuk buku-buku manasik haji untuk segera dilaporkan, apakah sudah sampai di tangan jemaah atau belum.

Menag juga minta agar inovasi layanan di Arab Saudi disosialisasikan ke jemaah agar dipahami. “Termasuk penghentian layanan bus selawat pada 6-13 Dzulhijjah. Informasi ini perlu disosialisasikan kepada jemaah nantinya," pesan Menag.

Terkait anggaran untuk 10 ribu kuota tambahan, Menag minta ada progres pada rapat selanjutnya. "Seminggu setelah ini saya ingin mendapat laporan terkait progres anggaran tambahan 10 ribu jemaah," tandasnya.

Baca Juga

loading...