Logo

Pemuda 19 Tahun Diduga Akhiri Hidup dengan Gantung Diri di Surabaya

Jenazah ditemukan menggantung di rumah kontrakan
Reporter:,Editor:

Rabu, 13 May 2026 12:00 UTC

Pemuda 19 Tahun Diduga Akhiri Hidup dengan Gantung Diri di Surabaya

Petugas BPBD Surabaya saat mengevakuasi jenazah pemuda 19 tahun yang diduga bunuh diri di dalam rumah kontrakannya, Rabu, 13 Mei 2026. Foto: command Center.

JATIMNET.COM, Surabaya - Seorang pemuda berinisial HY, 19 tahun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di rumah kontrakannya di Jalan Dukuh Menanggal Gang IX Nomor 21A, Kecamatan Gayungan, Surabaya, Rabu pagi, 13 Mei 2026.

Penyebab kematian pemuda asal Sukodono, Sidoarjo itu diduga akibat bunuh diri dengan cara gantung diri.

Peristiwa ini kali pertama diketahui seorang penjaga kontrakan sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Tyasasih, saksi hendak membersihkan rumah kontrakan yang dihuni HY.

Seperti biasa, saksi terlebih dulu memanggil penghuni rumah sewa tersebut. Namun, tak mendapat jawaban dari dalam rumah, meski HY beberapa kali dipanggil.

“Biasanya lampu rumah korban tidak dipadamkan. Saat saya masuk, lampu terlihat padam lalu saya nyalakan dan melihat korban sudah dalam kondisi gantung diri menggunakan sarung,” ujar saksi kepada petugas.

BACA: Diduga Terlilit Utang, Pria Asal Tulungagung Nekat Bunuh Diri di Kamar Kos

Kepala Bidang Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Linda Novanti membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, laporan kejadian itu diterima sekitar pukul 07.55 WIB. “Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal bersama pihak kepolisian dan unsur terkait,” ujar Linda Novanti saat dikonfirmasi

Dari hasil pendataan, ia melanjutkan, korban HY diketahui bekerja sebagai pengemudi layanan pesan antar makanan daring. Selama ini, pemuda itu dan tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut sekitar setahun terakhir.

Linda Novanti menambahkan, berdasarkan pemeriksaan awal tim medis di lokasi, korban diperkirakan meninggal dunia pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

“Untuk motif korban melakukan bunuh diri hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman oleh pihak kepolisian,” ujar Linda.

Pihak kepolisian kini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mendalami latar belakang korban guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

 

 

Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.