Senin, 04 May 2026 07:00 UTC

Relawan saat mengevakuasi jenazah pemuda yang ditemukan di kamar kos di Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Senin pagi, 4 Mei 2026. Foto: Hasan
JATIMNET.COM, Mojokerto – Seorang pria berinisial MUF, 24 tahun, ditemukan tak bernyawa dengan posisi menggantung di kamar kos di Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Senin pagi, 4 Mei 2026.
Korban diketahui berasal dari Tulungagung yang merantau ke Mojokerto untuk bekerja di PT Duta Jaya Rucika Ngoro.
Dari hasil penyelidikan polisi, kenekatan pemuda mengakhiri hidupnya sendiri diduga karena terliit utang. Dugaan itu menguat dengan ditemukannya surat wasiat di dalam kamar kos yang menjadi tempat kejadian perkara.
Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi mengatakan bahwa surat tersebut menjadi petunjuk awal dalam penyelidikan.
“Dari hasil olah TKP, kami menemukan surat wasiat yang menyebut korban memiliki utang sekitar Rp26 juta,” kata Heru.
Meski surat wasiat sudah ditemukan, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan faktor yang mendorong korban berbuat nekat. Pihaknya masih mendalami kebenaran isi tulisan tersebut.
“Ini masih dugaan awal, kami masih menyelidiki kebenaran isi surat tersebut,” imbuhnya.
Korban diketahui baru menempati kamar kos seorang diri kurang dari sebulan. Selama tinggal di sana, ia tidak banyak berinteraksi dengan penghuni kos lain.
Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan penghuni kos lain yang mencium bau menyengat dari dalam kamar selama beberapa hari terakhir. Salah satu saksi, Tri Sulistiyo, kemudian memutuskan mengecek kondisi kamar tersebut.
“Saya lihat ada lalat masuk lewat ventilasi, saya intip tidak ada orang. Saya masuk lewat jendela untuk buka pintu, ternyata korban sudah tergantung di pintu kamar mandi,” ujarnya.
Tri menambahkan, terakhir kali melihat korban beraktivitas adalah pada Jumat, 1 Mei 2026. Setelah itu, korban tidak pernah terlihat keluar kamar sama sekali hingga jasadnya ditemukan.
Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
