Logo

Selidiki Pembunuhan di Wonokusumo Surabaya, Polisi Sita CCTV

Beberapa orang saksi telah dimintai keterangan
Reporter:,Editor:

Kamis, 30 April 2026 05:30 UTC

Selidiki Pembunuhan di Wonokusumo Surabaya, Polisi Sita CCTV

Jenazah korban dugaan pembunuhan menjadi tontonan warga di kawasan Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Surabaya. Foto: Januar.

JATIMNET.COM, Surabaya – Aparat Polres Pelabuhan Tanjung Perak tengah menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap Hasan, 37 tahun, warga Omben, Kabupaten Sampang.

Jenazah korban ditemukan bersimbah darah di kawasan Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Surabaya, Rabu pagi, 29 April 2026.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya telah memintai keterangan sejumlah saksi.

Mereka merupakan pihak keluarga korban dan orang di sekitar lokasi kejadian yang diperkirakan mengetahui kejadian berdarah tersebut. “Kami juga mengamankan CCTV di kawasan tersebut,” ujarnya, Kamis, 30 April 2026.

BACA: Pria asal Madura Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya

Prasetyo menjelaskan, penyelidikan dilakukan untuk memburu terduga pelaku peristiwa pembunuhan di Wonokusumo. Selain itu, untuk mengetahui motif di balik peristiwa tersebut.

“Untuk motif masih kami dalami dan belum bisa kami sampaikan. Kami masih memburu pelaku,” tambahnya.

Korban Hasan diketahui merupakan warga asal Omben, Sampang, Madura yang sehari-hari tinggal di sebuah rumah kontrakan bersama kakaknya di kawasan Wonokusumo.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, korban diduga diserang secara tiba-tiba oleh pelaku menggunakan senjata tajam jenis celurit.

BACA: Pembunuhan di Jalan Pragoto Surabaya, Polisi Dalami Keterangan Saksi

Meski mengalami luka bacok parah, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan mencari pertolongan warga sekitar.

Namun nahas, langkah korban terhenti setelah berjalan sekitar 10 meter dari lokasi awal pembacokan. Dengan kondisi tubuh penuh luka dan sambil memegangi perutnya, korban akhirnya ambruk di pinggir jalan.

Di lokasi kejadian perkara (TKP), petugas menemukan barang bukti berupa selongsong senjata tajam jenis celurit yang diduga milik pelaku. Barang bukti tersebut kini telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, aksi pembacokan tersebut diduga melibatkan lebih dari satu orang pelaku. Warga menyebut terdapat empat orang yang datang ke lokasi menggunakan dua sepeda motor. Namun, hanya satu orang yang turun dari kendaraan dan bertindak sebagai eksekutor penyerangan terhadap korban.