Kamis, 23 April 2026 10:00 UTC

Ilustrasi pengeroyokan oleh Gilas Audi
JATIMNET.COM, Surabaya – Sedikitnya tiga saksi telah dimintai keterangan oleh polisi dalam penyelidikan kasus dugaan pembunuhan di Jalan Pragoto, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, Kamis, 23 April 2026.
“Kurang lebih dua sampai tiga saksi sudah kami periksa. Nanti, akan ditambah saksi-saksi yang lain,” kata Kapolsek Simokerto Kompol Zanir Rofik.
Saksi yang diinterogasi merupakan warga di kawasan rumah susun (rusun) yang menjadi lokasi pertemuan korban dengan terduga pelaku sebelum kejadian.
BACA: Pembunuhan di Jalan Pragoto Surabaya Diduga Bermotif Asmara
Saksi yang lain merupakan warga di Jalan Pragoto, tempat ditemukannya jenazah korban. Pemeriksaan lanjutan masih akan dilakukan untuk memperkuat kontruksi kejadian.
Dalam penyelidikan kasus ini, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Dari hasil olah TKP, luka di dada korban ada sabetan atau penancapan benda tajam dan juga di kepala,” ujar Kapolsek Simokerto.
Ia menambahkan, hingga kini polisi masih mendalami apakah kasus tersebut merupakan aksi pengeroyokan atau dilakukan secara terencana oleh lebih dari satu pelaku. “Dugaan motif asmara masih menjadi salah satu fokus penyelidikan,” ungkap Zainur.
BACA: Dituntut Penjara Seumur Hidup, Terdakwa Mutilasi Minta Dihukum Ringan
Dugaan kasus pembunuhan ini dialami oleh seorang pria berinisial M, 50 tahun. Jenazah korban ditemukan di Jalan Pragoto, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto.
Hasil penyelidikan awal diketahui pemicu kasus ini diduga karena masalah asmara.Dugaan itu berdasarkan informasi yang diterima pihak kepolisian di lokasi kejadian.
Namun, upaya penyelidikan masih dilakukan. “Kabar yang kami dengar memang karena asmaranya, dikhianati,” katanya.
Sebelum kejadian korban diketahui beristirahat di rumah salah seorang terduga pelaku yang masih kerabatnya.
