Rabu, 29 April 2026 07:00 UTC

Lokasi tempat jenazah Hasan (37) tergeletak di Jalan Wonokusumo Baru Surabaya, yang diduga menjadi korban pembacokan, Rabu, 29 April 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Seorang pria bernama Hasan (37), warga asal Omben, Sampang, Madura, ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Wonokusomo Jaya Baru Gang 2, Surabaya, Rabu pagi, 29 April 2026. Korban diduga menjadi sasaran pembunuhan sadis yang melibatkan sejumlah pelaku.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Warga sekitar mendapati korban dalam kondisi luka parah akibat bacokan senjata tajam.
Menurut keterangan saksi mata, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan mencari pertolongan warga sekitar meski mengalami luka serius di tubuhnya.
“Baru beberapa langkah, dia jatuh. Sambil memegangi perutnya,” ujar Umi, salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian.
Korban dilaporkan roboh sekitar 10 meter dari titik awal pembacokan setelah tak mampu menahan luka berat yang dideritanya.
BACA: Modus Kredit Fiktif Rugikan Negara Rp2,9 Miliar, Kejari Surabaya Tahan Pegawai BRI
Hasan diketahui sehari-hari tinggal di rumah kontrakan bersama kakaknya di kawasan Wonokusomo.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan selongsong senjata tajam jenis celurit yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban.
Berdasarkan informasi dari warga, aksi pembacokan itu diduga dilakukan oleh empat orang yang datang menggunakan dua sepeda motor.
Meski demikian, hanya satu pelaku yang disebut turun langsung melakukan penyerangan, sementara pelaku lain berperan mengawasi dan menunggu di atas kendaraan.
“Yang bacok satu orang, yang satu lagi menunggu di atas motor. Sisanya mengawasi dari belakang,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.
Polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan, mengingat para pelaku datang secara berkelompok dengan pembagian peran yang terorganisir.
Kapolsek Semampir melalui Kanit Reskrim, Iptu Mochamad Suud, membenarkan adanya peristiwa dugaan pembunuhan tersebut.
Petugas dari Polsek Semampir bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung mendatangi lokasi, memasang garis polisi, serta mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit guna proses visum.
BACA: Curanmor di Pasar Sumberbulu Probolinggo Terekam CCTV, Pelaku Beraksi Tenang saat Sepi
“Kasusnya masih dalam lidik (penyelidikan). Kami masih mendalami keterangan saksi dan motif di balik kejadian ini,” tegas Iptu Suud.
Hingga kini, aparat kepolisian masih memburu empat terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut.
Motif di balik pembacokan brutal ini masih belum terungkap. Polisi terus mengembangkan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti di lapangan dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku serta latar belakang kejadian.
