Sabtu, 13 June 2026 09:13 UTC

Pengendara motor melintas di KH Wahid Hasyim Sampang, Sabtu, 13 Juni 2026. Foto: Zainal Abidin
JATIMNET.COM, Sampang – Proyek pengadaan dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) senilai Rp15,85 miliar di Kabupaten Sampang hingga pertengahan Juni 2026 belum memasuki tahap lelang. Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang beralasan proses perencanaan masih berlangsung sehingga tender fisik belum dapat dilaksanakan.
Anggaran proyek tersebut bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Sampang tahun 2026. Pemerintah daerah menyiapkan pemasangan sebanyak 993 unit PJU yang akan ditempatkan di sejumlah ruas jalan dengan tingkat lalu lintas kendaraan yang tinggi.
Meski proyek belum bergerak ke tahap tender, Dishub Sampang menargetkan proses lelang dapat dilaksanakan pada awal Juli mendatang setelah seluruh dokumen perencanaan selesai disusun.
Kabid Hubungan Darat Dishub Sampang Khotibul Umam mengatakan saat ini pihaknya masih memfokuskan penyelesaian tahapan perencanaan sebelum melanjutkan ke proses lelang fisik.
"Masih proses perencanaan. Nanti kalau sudah selesai, baru lanjut ke lelang fisik, kemungkinan bulan depan (Juli, red)," katanya, Sabtu, 13 Juni 2026.
BACA: Perketat Pengawasan MBG, Pemkab Sampang Bentuk Tim Binwas
Menurut dia, penyusunan perencanaan proyek PJU memang membutuhkan waktu yang cukup panjang. Namun, meski proses lelang diperkirakan baru dimulai pada pertengahan tahun anggaran, pihaknya optimistis pekerjaan tetap dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sampang Baihaki Munir mengaku telah memanggil Dishub untuk membahas progres proyek tersebut dalam rapat yang digelar pada Mei lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Dishub menyampaikan bahwa proyek PJU ditargetkan masuk tahap lelang pada Juni 2026. Karena itu, DPRD mempertanyakan belum dimulainya proses tender hingga pertengahan bulan ini.
"Sekarang sudah bulan Juni. Mestinya proyek itu sudah masuk ke tahap lelang atau tender publik," katanya.
BACA: Mantan Kades Batuporo Barat Sampang Angkat Bicara Soal Dugaan Penyelewengan BLT DD 2020-2021
Politikus PKB tersebut meminta Dishub segera mempercepat proses lelang agar pelaksanaan proyek tidak mengalami keterlambatan dan dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Ia juga menilai percepatan tender penting dilakukan untuk mendorong penyerapan anggaran daerah. Menurutnya, belanja modal serta pengadaan barang dan jasa yang segera berjalan akan memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Baihaki berharap proyek pemasangan 993 titik PJU tersebut dapat segera direalisasikan mengingat keberadaannya dibutuhkan untuk meningkatkan penerangan jalan sekaligus menunjang keselamatan pengguna jalan di berbagai wilayah Kabupaten Sampang.
