Kamis, 30 April 2026 02:30 UTC

Keluarga dan kerabat almarhumah Mia Citra Rumaisha, salah satu korban meninggal dunia akibat tabrakan kereta di Bekasi Timur tiba di rumah duka di Desa Tambakromo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Rabu malam, 29 April 2026. Foto: Nd. Nugroho
JATIMNET.COM, Ngawi – Satu dari sejumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur dimakamkan di Kabupaten Ngawi, Kamis dini hari, 30 April 2026.
Dia adalah Mia Citra Rumaisha, 25 tahun, korban meninggal dunia ke-16 akibat insiden yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 20.57 WIB.
Jenazah almarhumah tiba di rumah orang tuanya di Desa Tambakromo, Kecamatan Mantingan, Ngawi pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Lantas, disalatkan di Masjid Al-Atiq dan kemudian dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) desa tersebut.
Salah seorang kerabat Mia Citra, Burhanudin mengatakan bahwa sebenarnya korban telah tercatat sebagai warga Bekasi. Maka, sempat disemayamkan di rumah duka di sana setelah dinyatakan meninggal dunia.
BACA: Dua Perjalanan Kereta Api dari Madiun ke Jakarta Dibatalkan
Namun, pihak keluarga meminta agar almarhumah dimakamkan di Ngawi. Maka, dengan diangkut mobil ambulans milik RSUD Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi, jenazah Mia Citra dibawa ke kampung halamannya.
“Sesuai permintaan orang tua, maka jenazah almarhumah dibawa ke Ngawi dan dimakamkan di kampung halamannya,” ujar paman dari Mia Citra ini.
Muhammad Hamid, ayah Mia Citra mengatakan bahwa anaknya sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Bekasi.
Sebelum meninggal dunia, perempuan ini dioperasi karena kaki kanannya patah akibat terjepit hingga beberapa jam pascainsiden tabrakan terjadi. “Kakinya membiru, pihak dokter menyarankan agar dioperasi dan kami menyetujui,” ujarnya.
Setelah menjalani operasi, Hamid menuturkan, kondisi Mia Citra terlihat membaik. Komunikasi juga lancar. Namun, pada Rabu sore, kondisinya drop hingga akhirnya meninggal dunia. “Saat dirawat, kondisinya sadar,” ucap pria paruh baya tersebut.
