Sabtu, 13 June 2026 11:02 UTC

Kunjungan tim KSP RI saat meninjau KDMP di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Foto: Agus Salim
JATIMNET.COM, Gresik – Tim Kantor Staf Presiden (KSP) RI meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Gresik untuk memastikan program prioritas pemerintah berjalan sesuai target sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan.
Kunjungan tersebut dipimpin Mayjen TNI (Purn) Aby Ismawan dan Mayjen TNI (Purn) Beny Octaviar dengan mendatangi KDKMP Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Sabtu, 13 Juni 2026.
Dalam kegiatan itu, tim KSP didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, perwakilan PT Agrinas Pangan Nusantara, Pemerintah Kabupaten Gresik, serta Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Duduksampeyan.
Aby Ismawan mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan program yang dicanangkan Presiden berjalan sesuai rencana dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
"Kita ke sini untuk meyakinkan program pemerintah yang dicanangkan presiden berjalan sesuai rencana," kata Aby.
Menurut dia, pemerintah juga ingin memastikan seluruh koperasi yang telah dibentuk dapat segera beroperasi dan menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat desa.
BACA: Pemdes Ngabetan Optimis Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Lokal
Secara nasional, terdapat 1.061 unit KDKMP yang telah diresmikan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 126 unit berada di Kabupaten Gresik dan dinyatakan siap beroperasi.
Meski demikian, operasional penuh sejumlah koperasi masih menunggu pasokan logistik dari PT Agrinas Pangan Nusantara. Karena itu, KSP meminta pengelola koperasi segera melaporkan setiap kendala yang muncul agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
"Kalau ada kendala segera disampaikan ke kami. Saya juga tidak mungkin mendatangi seluruh titik secara langsung," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Aby juga mendorong Koperasi Merah Putih agar dapat bersinergi dengan berbagai program strategis pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
BACA: Kisah Jaswadi, Pesanggem Tuban yang Kehilangan Lahan Garapan Usai Kunjungan Presiden Prabowo
Menurut dia, kolaborasi tersebut berpotensi menciptakan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa. Koperasi dapat berperan sebagai bagian dari rantai pasok kebutuhan pangan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program MBG.
"Kita berharap segera diisi agar ada aktivitas. Nantinya KDMP dan MBG bisa berkolaborasi sehingga sama-sama menciptakan kemanfaatan bagi masyarakat. Untuk pengisian saat ini kita masih menunggu dari Agrinas," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PKDI Duduksampeyan yang juga Kepala Desa Pandanan, Suryadi, mengatakan pembangunan fisik KDKMP di desanya telah selesai seluruhnya.
Menurut dia, koperasi kini hanya menunggu distribusi logistik dari PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mengisi gerai yang telah disiapkan sehingga dapat segera beroperasi.
"Secara fisik sudah rampung KDKMP Desa Pandanan, tinggal menunggu logistik untuk mengisi gerai dari PT Agrinas Pangan Nusantara. Kami berharap segera beroperasi agar tidak menunggu terlalu lama," pungkasnya.
