Logo

Lisa Mariana Pilih Ponorogo Jadi Basis Produksi Dose Recipe

Reporter:,Editor:

Minggu, 26 July 2026 09:00 UTC

Lisa Mariana Pilih Ponorogo Jadi Basis Produksi Dose Recipe

Lisa Mariana (dua dari kanan) bersama beberapa selebriti saat meluncurkan produk kosmetik Dose Recipe di Ponorogo, Minggu, 26 Juli 2026. Foto: Satria.

JATIMNET.COM, Ponorogo – Kabupaten Ponorogo kembali dipercaya menjadi basis produksi merek kosmetik nasional.

Selebgram Lisa Mariana meluncurkan produk perawatan tubuh bertajuk Dose Recipe yang seluruh proses produksinya dilakukan di PT Anjalis Group Indonesia, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Minggu, 26 Juli 2026.

Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa industri manufaktur kosmetik di Ponorogo mampu bersaing di tingkat nasional.

Sebelum menentukan mitra produksi, tim Dose Recipe mengaku telah melakukan survei ke sejumlah pabrik kosmetik di berbagai daerah.

"Kami sudah survei ke beberapa pabrik, akhirnya memilih PT Anjalis karena menurut kami bagus dan worth it," ujar Lisa Mariana.

Menurut Lisa, kualitas produksi menjadi pertimbangan utama dalam menentukan lokasi manufaktur. Karena itu, seluruh proses pembuatan produk Dose Recipe akhirnya dipercayakan kepada PT Anjalis Group Indonesia di Ponorogo.

Pada peluncuran perdananya, Dose Recipe memperkenalkan enam produk perawatan tubuh, yakni body wash, body lotion, body serum, exfoliating toner, dan body scrub.

Seluruh produk tersebut diproduksi di fasilitas PT Anjalis Group Indonesia yang telah mengantongi izin BPOM, sertifikat halal, Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB), sertifikasi GMP (ISO 22716), serta ISO 9001:2015.

Peluncuran Dose Recipe turut dihadiri manajemen PT Anjalis Group Indonesia, sejumlah artis nasional, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara.

Diproduksinya Dose Recipe di Ponorogo diharapkan semakin memperkuat citra daerah tersebut sebagai salah satu pusat industri manufaktur kosmetik nasional.

Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa daerah yang selama ini dikenal dengan kekayaan seni dan budayanya juga memiliki daya saing di sektor industri.