Senin, 07 September 2026 06:00 UTC

Kondisi bandara juanda pascaerupsi anak gunung Krakatau, Senin, 7 September 2026. Foto: Januar.
JATIMNET.COM,, Surabaya – Sebanyak 12 penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo dibatalkan hingga Senin, 7 September 2026 pukul 09.30 WIB.
Pembatalan tersebut merupakan dampak erupsi Anak Gunung Krakatau yang mengganggu operasional sejumlah bandara di Indonesia.
General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan, 12 penerbangan yang dibatalkan terdiri atas lima penerbangan kedatangan dan tujuh penerbangan keberangkatan.
"Hingga pukul 09.30 WIB terdapat 12 penerbangan yang mengalami pembatalan, dengan rincian lima kedatangan dan tujuh keberangkatan," kata Tohir.
Menurut Tohir, dampak erupsi tersebut terjadi karena empat bandara masih mengalami penutupan operasional hingga Senin pagi. Keempatnya yakni Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, dan Husein Sastranegara.
Penutupan empat bandara tersebut kemudian berdampak pada konektivitas dan rotasi penerbangan, termasuk sebagian penerbangan dari dan menuju Bandara Juanda.
Lima penerbangan kedatangan yang dibatalkan yakni Batik Air 7511 rute Halim Perdanakusuma-Juanda, Garuda Indonesia 304 rute Soekarno-Hatta-Juanda.
Kemudian, Batik Air 6572 rute Soekarno-Hatta-Juanda, Batik Air 7513 rute Halim Perdanakusuma-Juanda, dan Lion Air 690 rute Soekarno-Hatta-Juanda.
Sedangkan tujuh penerbangan keberangkatan yang dibatalkan yakni Batik Air 6391, Garuda Indonesia 305, Batik Air 7510, Lion Air 693, Garuda Indonesia 323, dan Batik Air 6573 dengan tujuan Soekarno-Hatta. Satu penerbangan lainnya, Batik Air 7508, menuju Halim Perdanakusuma.
Pihak Bandara Juanda masih memantau perkembangan kondisi dan berkoordinasi dengan maskapai serta pemangku kepentingan terkait untuk menyesuaikan operasional penerbangan.
Bagi penumpang yang terdampak pembatalan, pengelola bandara menyediakan makanan ringan dan minuman. Petugas keamanan, terminal inspector, dan customer service juga disiagakan untuk memberikan informasi serta membantu mengarahkan penumpang.
Pengelola Bandara Juanda mengimbau calon penumpang memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi perubahan jadwal.
"Kami terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa," kata Tohir.
