JATIMNET.COM, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat pelebaran Jalan Simpang Dukuh untuk mengantisipasi penutupan Jl Yos Sudarso berkaitan dengan pembangunan Alun-Alun Kota Surabaya.

Oleh karena itu pemkot melakukan pembongkaran pagar dan pemangkasan pohon di area Hotel Inna Simpang di Simpang Dukuh pada Jumat 8 Maret 2019 lalu.

"Kami mengupayakan untuk menyelesaikan pelebaran jalan di Simpang Dukuh, agar proses pembangunan Alun-alun bisa dijadikan sebagai jalan alternatif," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Irvan Wahyudrajad, Sabtu 9 Maret 2019.

Dihubungi melalui ponselnya, Irvan menargetkan pelebaran jalan sudah selesai empat bulan ke depan. Sedangkan untuk penutupan Jalan Yos Sudarso diperkirakan bulan Mei 2019 mendatang.

BACA JUGA: Pemkot Surabaya Siapkan Rekayasa Lalin Jalan Yos Sudarso

Oleh karena itu nantinya beberapa jalan akan dibuat menjadi dua arah. “Kalau sudah selesai, maka arus lalu lintasnya akan menjadi enam lajur atau dua arah. Itu alternatif pertama,” kata dia.

Alternatif kedua, Jalan Simpang Dukuh menjadi dua arah. Selanjutnya Jalan Genteng Kali juga menjadi dua arah. Sedangkan pengaturan simpang Jalan Genteng Kali-Jalan Simpang Dukuh menjadi simpang bersinyal atau traffic light dan pengaturan simpang Jalan Genteng Kali-Jalan Undaan Kulon menjadi simpang bersinyal (traffic light).

Adapun alternatif ketiga yaitu Jalan Ngemplak menjadi dua arah. Begitu juga dengan Jembatan Jalan Wali Kota Mustajab dan Jembatan Undaan menjadi dua arah. Sedangkan arus lalu lintas di pendekat barat simpang Jalan Ngemplak-Jalan Ambengan-Undaan Wetan menjadi satu arah.

“Kami sudah menyiapkan tiga alternatif dan alternatif pertama yang paling memungkinkan. Sedangkan alternatif kedua dan ketiga, bisa dilaksanakan secara bertahap sesuai kebutuhan,” katanya.

BACA JUGA: Antisipasi Longsor, Proyek Balai Pemuda Dievaluasi

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBM) Erna Purnawati menjelaskan lahan yang akan digarap itu hanya milik Hotel Inna Simpang yang luasnya mencapai 968 meter persegi.

"Pembongkaran pagar dan pemangkasan pohon di area Hotel Inna Simpang ini untuk melanjutkan proyek pelebaran jalan yang sudah dilakukan sebelumnya dari sisi utara," kata Erna saat di pembongkaran pagar di Hotel Inna Simpang, Jumat 8 Maret 2019.

Menurutmnya, pelebaran jalan yang akan digarap itu sepanjang 138 meter dan ditambah untuk penambahan box culvert,  proyek tersebut menghabiskan anggaran Rp 22,6 M. Dana ini pun sudah disetorkan Pemkot Surabaya ke pengadilan karena prosesnya harus melalui penyelesaian persertifikatan.