JATIMNET.COM, Surabaya - Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya merekonstruksi kasus pembunuhan bos Laundry Ester Lilik Wahyuni (51) warga Perum Royal Residen Surabaya yang jenazahnya ditemukan di tong sampah di Jalan Romokalisari. Dalam rekonstruksi ini, ada puluhan adegan yang diperagakan dua tersangkanya.

Mereka adalah Syaifur Rizal alias Ijang (19) warga Dusun Sumber Lanas, Desa Teluk Jatidawang, Kecamatan Tambak, Gresik dan Muhammad Ari alias Mat (20) warga Gili Bawean Gresik.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan dari rekonstruksi sudah dapat menjelaskan bahwa kedua tersangka merencanakan pembunuhan itu. Ia mengatakan ada 41 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan itu.

BACA JUGA: Kronologi Pembunuhan Bos Laundry di Surabaya

"Ini menguatkan kami jika keduanya memang sudah merencanakan pembunuhan itu," ucapnya, Selasa 12 Februari 2019.

Menurut Sudamiran, tidak ada fakta baru dari hasil rekonstruksi kedua tersangka ini. Seluruh adegan sudah sesuai dengan berita acara Penyidikan (BAP) yang disampaikan kepada penyidik. "Ada tambahan pun itu tidak banyak, jadi sudah sesuai," ucapnya.

Dari rekonstruksi tersebut, penyidik makin mantab menjerat keduanya dengan pasal 380 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Hasil rekontruksi menunjukkan fakta jika kedua tersangka sudah merencanakan membunuh korban. Ada kata-kata dari salah satu tersangka yang mengajak membunuh korban," terangnya.

BACA JUGA: Motif Dendam dan tak Digaji di Balik Pembunuhan Keji

Selain untuk kepentingan penyidik, Sudamiran mengatakan rekonstruksi tersebut dilakukan untuk melengkapi berkas perkara. Sebab, rekonstruksi wajib dilakukan dalam kasus pembunuhan agar kronologi kasusnya bisa dipertanggungjawabkan.

"Hasil rekontruksi akan dimasukkan ke dalam berkas perkara yang akan dikirim ke kejaksaan," pungkasnya.

Rekonstruksi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB di dua lokasi, yakni di tempat usaha laundry milik korban di Jalan Simpang Darmo Permai Selatan Gang XV nomor 213 dan di kawasan romokalisari.

Sebanyak 28 adegan diperagakan di tempat usaha laundry korban, diawali dari adegan pertama ketika korban Ester marah kepada kedua tersangka lantaran pintu pagar tak dikunci.

Selain itu, korban juga menuduh Rizal dan Ari mencuri handphone (HP) milik korban yang membuat keduanya kemudian diusir.

BACA JUGA: Mayat di Tong Sampah Ternyata Pengusaha Laundry

Korban juga sempat mendorong kepala tersangka hingga kemudian menyulut emosi keduanya.

Hal itulah yang kemudian membuat keduanya membunuh korban dengan cara mencekik dan memukul dada, kepala hingga wajah korban. Lalu, pelaku mengikat tangan dan kaki korban ke belakang lalu dimasukkan ke dalam tong.

Dalam rekonstruksi itu ada tiga adegan pelaku membuang korban yang sudah berada di dalam tong sampah plastik warna hijau ke Jalan Romokalisari.

Baca Juga

loading...