Pelaku Mutilasi yang Ditangkap di Kediri Jualan Nasgor

Hari Istiawan

Jumat, 12 April 2019 - 11:22

JATIMNET.COM, Kediri - Pelaku mutilasi terhadap seorang guru honorer Budi Hartanto asal Kota Kediri, berinisial AJ yang ditangkap Polisi di Kediri diduga penjual nasi goreng.

Sujilah, salah seorang warga Desa/Kecamatan Sambi, Kabupaten Kediri mengatakan banyak anggota polisi di sekitar rumahnya. Mereka ke sebuah rumah yang dijadikan tempat berjualan nasi goreng, yang lokasinya tepat di samping kediamannya.

"Kemarin sekitar jam 16.00 WIB banyak polisi, terus malamnya juga ramai-ramai ke tempat itu lagi. Bahkan ada yang di teras saya," katanya ditemui di rumahnya, Jumat 12 April 2019.

Ia mengaku tidak tahu persis mengapa polisi banyak datang ke tempat itu. Ia bahkan tidak berani ke luar rumah dan hanya memantau dari dalam.

BACA JUGA: Polda Jatim Tangkap Pelaku Mutilasi di Blitar

Namun, saat disinggung siapa yang tinggal di warung tersebut, Sujilah mengatakan adalah seorang laki-laki masih remaja. Ia berjualan nasi goreng, mi goreng ala Malaysia. Pemuda itu indekos di rumah tersebut, sekitar 10 hari, dan hanya berjualan sekitar tiga hari.

"Dia baru berjualan tiga hari, ada nasi goreng, mi goreng, warga Mangunan, (Desa Mangunan, Kecamatan Blitar). Dia juga masih remaja dan baru-baru ini saja tidak berjualan," ucap dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan pernah suatu malam ia mendengar pemuda itu keluar rumah dengan ketakutan, teriak-teriak sendiri. Saat ditanya, ia merasa bahwa di pundaknya terasa beban berat, namun pastinya ada masalah apa tidak diketahui.

Ia juga mendengar dari para tetangganya, polisi datang terkait dengan penemuan kepala manusia pada sebuah dam di Desa Bleber, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Namun, terkait hubungan dengan pemuda itu, ia tidak tahu.

BACA JUGA: Polda Jatim Dalami Motif Kasus Mutilasi di Blitar

Sementara itu, saat disinggung terkait dengan keberadaan salon di dekat rumahnya, Sujilah mengatakan dulu memang ada salon yang dikelola oleh seseorang bernama Diana. Ia mirip dengan waria, namun saat ini salon itu sudah tutup.

"Yang Diana itu berteman dengan si pemuda tersebut," ungkap dia.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya mengungkapkan polisi telah menangkap dua orang yang diduga terlibat pembunuhan Budi Hartanto. Satu pelaku ditangkap di Jakarta, sedangkan pelaku lainnya ditangkap di Kediri.

Sebelumnya, Warga Blitar digegerkan dengan temuan mayat di dalam koper di tepi sungai lahar, tepatnya di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kabupaten Blitar, Rabu, 3 April 2019.

Jasad mayat dalam koper itu pertama kali ditemukan oleh warga bernama Imam saat akan mencari rumput di tepi sungai dan melihat ada koper tergeletak begitu saja.

Imam kaget seketika saat melihat kaki manusia terlihat menyempil ke luar dari dalam koper. Namun dalam koper itu hanya tubuhnya saja sedangkan kepala korban tidak ada.

Hal ini membuat dirinya lapor ke perangkat sekitar, dan langsung melaporkan penemuan itu ke kantor polisi. Polisi langsung menyelidiki kasus ini untuk mencari pelaku pembunuhan.(ant)

Baca Juga

loading...