Pasca Lebaran, PMI Probolinggo Krisis Darah O dan B

Zulkiflie

Kamis, 13 Juni 2019 - 18:46

JATIMNET.COM, Probolinggo - Usai Ramadan dan perayaan lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah, Palang Merah Indonesia, Kota Probolinggo mengalami krisis stok darah golongan darah O dan B. Dua jenis darah ini jumlahnya tak lebih dari enam kantong saja.

Menipisnya stok darah, dipicu oleh tingginya permintaan selama Ramadan dan lebaran, dimana mencapai 700 kantong darah.

Kepala administrasi PMI, Kota Probolinggo, Daud Widodo mengatakan, kondisi stok dua golongan darah di PMI setempat terus menipis.

Diprediksi tiga hari kedepan, persediaannya sudah habis.

BACA JUGA: Ramadan, PMI Ponorogo Buka Stan Donor di Masjid

Namun demikian, untuk golongan darah A dan AB stoknya aman selama satu minggu ke depan.

Dikatakan Daud, idealnya PMI menyediakan darah rata-rata 12 hingga 15 kantong sehari, untuk berbagai golongan darah.

"Saat ini memang masih ada pendonor, yang mendonorkan darahnya. Namun untuk golongan darah O dan B itu stoknya yang terbatas,"terangnya, Kamis 13 Juni 2019.

Faktor lain menipisnya stok darah karena banyaknya permintaan dari rumah sakit, yang menangani kasus kecelakaan selama arus mudik lebaran serta keperluan operasi.

BACA JUGA: Donor Darah dan Pantomim dalam Semarak Valentine

"Selama Ramadan dan lebaran, sebanyak 700 kantong darah ukuran 350 cc sudah tersalurkan ke yang membutuhkan. Dan untuk pendonor, jumlahnya sekitar 750 orang,"tandasnya.

Atas krisisnya stok darah, Daud berharap masyarakat berperan aktif dalam mendonorkan darahnya, guna membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sementara salah seorang pendonor, Mohammad Taufik Salam mengaku, baru tahu stok darah hampir habis di PMI, setelah mendapat informasi dari temannya.

"Taunya tadi pas dikabari teman, jadi saya lekas kEsini untuk mendonorkan darah saya,"jelasnya.

BACA JUGA: Surplus, Jatim Kirim Ratusan Ribu Kantong Darah ke Luar Daerah

Senada dikatakan pendonor lainnya, Ifaturodiya jika dirinya melakukan donor darah, setiap 3 bulan sekali.

Mendengar stok darah di PMI menipis, ia pun berharap masyarakat tak segan mendonorkan darahnya.

"Baru tau stoknya menipis, semoga donor darah saya ini bisa membantu PMI dan warga yang membutuhkan,"ungkapnya.

Baca Juga

loading...