Ramadan, PMI Ponorogo Buka Stan Donor di Masjid

Gayuh Satria Wicaksono
Gayuh Satria Wicaksono

Selasa, 14 Mei 2019 - 09:44

JATIMNET.COM, Ponorogo – Memasuki seminggu puasa, Palang Merah Merah (PMI) Ponorogo kelimpungan karena stok darah sangat menipis.

Hal ini disebabkan berkurangnya para pedonor yang datang ke PMI untuk mendonorkan darahnya. PMI pun membuka stan donor darah di tempat strategis saat malam hari.
     
Normalnya dalam satu bulan PMI Ponorogo membutuhkan 1400 kantong darah, namun sampai dengan 13 Mei ini baru 246 kantong darah yang tersimpan, begitu juga stok trombosit, hanya ada 8 kantong trombosit untuk cadangan.
 
“Selain karena pendonor sedikit, banyak juga para pendonor yang kami tolak karena tensinya rendah, karena banyak pendonor rutin kami juga berpuasa,” kata Kabag Pelayanan PMI Ponorogo Sunarmi, Selasa 14 Mei 2019.

BACA JUGA: Ini Sayur dan Buah untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Sunarmi menerangkan, jika para pendonor tetap dipaksakan untuk memberikan darah ketika tensi dan Hb pendonor sedang rendah atau tinggi, ditakutkan akan berpengaruh pada kesehatan pendonor itu sendiri.
 
Ia menuturkan, pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya PMI Ponorogo selalu membuat stok darah dahulu sebelum memasuki puasa. Namun kali ini, sebelum puasa sudah banyak anak sekolah yang sudah memasuki musim liburan, sehingga stok pun sangat kurang.
 
“Apalagi sampai saat ini permintaan trombosit untuk pasien DBD masih terus berlanjut, sedangkan setiap hari permintaan antara 4 sampai 8 kantong trombosit,” tuturnya.

Sementara itu, untuk pembuatan stok trombosit harus menggunakan dari darah segar yang baru didonorkan kemudian diolah menjadi trombosit.

BACA JUGA: PPK Mayangan Alami Hipertensi akibat Kelelahan

Apalagi trombosit juga tidak bisa bertahan lama, trombosit hanya bisa disimpan selama 3 hari.

Ia mengaku, stok golongan darah AB menjadi yang paling sedikit, karena saat ini hanya tersedia 8 kantong darah. Idealnya, harus ada 15 kantong setiap harinya.

Sedangkan golongan A sejumlah 67 kantong, O sejumlah 53 kantong, dan B sejumlah 118 kantong. “Jumlah ini sebagian sudah diambil oleh beberapa rumah sakit, sehingga masih akan kami data kembali,” imbuhnya.
 
Untuk menyiasatinya, maka PMI Ponorogo membuka beberapa stan donor darah dibeberapa tempat strategis, seperti masjid ketika malam hari, dan di pusat kota seperti alun-alun.

BACA JUGA: Roti Bisa Kurangi Tekanan Darah Tinggi

Selain itu PMI juga memberdayakan beberapa karang taruna untuk menjadi pendonor tetap. “Harapannya bagi para pendonor rutin agar segera untuk mendonorkan darahnya,” pungkasnya.

Baca Juga

loading...