Ternyata minum kopi panas dan dingin memiliki efek berbeda. Baru-baru ini, ada penelitian yang menyimpulkan kalau suhu kopi bisa memengaruhi penyerapan oleh tubuh manusia. Sehingga, dari penelitian itu kemudian muncul cara terbaik menikmati kopi agar khasiatnya maksimal.

Dikutip dari www.sciencedaily.com, studi ini dilakukan oleh dua pakar kimia yang juga 'pecandu' minuman kopi, Niny Rao dan Megan Fuller dari Philadelphia University  serta Thomas Jefferson University. Keduanya mempelajari ragam dan efek penyajian kopi saat dingin dan hangat.

Kedua profesor bidang kimia tersebut mengukur tingkat keasaman serta antioksidan dari kopi panas dan kopi dingin. Varietas yang mereka pelajari pun beragam, mulai dari kopi brasil, kopi etiopia, kopi meksiko, dan kopi kolombia.

Kesimpulannya, kopi lebih banyak terserap oleh tubuh ketika dikonsumsi sewaktu masih panas atau hangat. Kopi panas, ternyata lebih mampu mengekstrak banyak asam non-deprotonasi daripada kopi dingin. Asam tersebut disinyalir mampu memproduksi antioksidan yang kaya manfaat lebih tinggi untuk tubuh manusia.

Rao menginginkan agar hasil penelitian ini bisa menginspirasi banyak orang untuk lebih mementingkan manfaat sebuah minuman terhadap kesehatan, ketimbang mengutamakan tren kopi terkini.

Menurut laporan dari badan intelijen pasar global, Mintel, pasar kopi dingin memang mengalami ledakan dari 2011 sampai dengan 2016, yakni mencapai 580 persen. Kondisi tersebut memperlihatkan, banyak orang yang mengonsumsi kopi, tetapi sayang sekali tidak menyerap manfaatnya dengan optimal.

Terlepas dari hasil penelitian yang positif terhadap kopi panas, kedua profesor mengingatkan bahwa kesimpulan mereka bukan berarti seseorang bisa bebas mengonsumsi minuman dengan kandungan kafein yang tinggi tanpa memerhatikan efeknya pada tubuh.

Inti dari penelitian ini, kata Rao, adalah mendorong setiap orang agar lebih bijak dalam mencari informasi mengenai jenis minuman atau makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Pertimbangan risiko dan manfaat kesehatan harus selalu menjadi pendorong nomor satu dalam mengambil keputusan.

"Kopi memiliki banyak antioksidan. Jika Anda mengonsumsi secukupnya, penelitian menunjukkan, itu bisa sangat baik untuk diri Anda. Kami menemukan minuman panas mengandung antioksidan lebih banyak," kata Fuller.