Logo
Jelang Persebaya vs Dewa United

Sulit Rekrut Pemain Lokal, Persebaya Maksimalkan Kekuatan Internal

Reporter:,Editor:

Sabtu, 31 January 2026 02:00 UTC

Sulit Rekrut Pemain Lokal, Persebaya Maksimalkan Kekuatan Internal

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavarres. Foto: Januar

JATIMNET.COM, Surabaya – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares mengakui timnya menghadapi kendala dalam mendatangkan pemain lokal pada bursa transfer paruh musim. Ia menyebut sebagian besar pemain masih terikat kontrak dengan klub masing-masing.

Situasi tersebut membuat Persebaya tidak memiliki banyak opsi untuk menambah kekuatan skuad dalam waktu singkat. Tavares pun memilih fokus memaksimalkan potensi pemain yang sudah ada.

“Tidak mudah merekrut pemain lokal di jendela transfer ini. Tapi bagaimanapun, Malik bisa bermain sebagai winger atau striker. Semua orang harus siap,” ucapnya.

BACA: Tanpa Striker Murni, Malik Risaldi Berpeluang Isi Lini Depan Persebaya

Pelatih asal Portugal itu menekankan pentingnya adaptasi dan fleksibilitas pemain dalam menghadapi kondisi tersebut. Ia menilai pemahaman terhadap karakter masing-masing pemain akan sangat menentukan keberhasilan strategi tim.

“Tim perlu tahu bagaimana cara bermain dengan pemain yang ada. Berbeda jika dia tipe pemain yang butuh ruang atau yang lebih sering menahan bola,” ungkap mantan pelatih PSM Makassar ini.

Dengan keterbatasan di bursa transfer, Persebaya memilih fokus memperkuat aspek internal, mulai dari kebugaran pemain, organisasi permainan, hingga efektivitas transisi menyerang dan bertahan.

BACA: Bernardo Tavares Fokus Benahi Transisi dan Pemulihan Fisik Pemain

Pendekatan tersebut menjadi fondasi utama Persebaya dalam mempersiapkan diri menghadapi Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo, sekaligus menutup rangkaian persiapan tim jelang laga penting akhir pekan ini.

Laga tersebut bakal digelar pada hari Minggu, 1 Februari 2026 pukul 19:00 WIB. Persebaya sementara ini kukuh di peringkat 6 klasemen dengan torehan 31 poin. Sementara Dewa United berada di peringkat 10 dengan torehan 23 poin.

Bajul Ijo saat ini memfokuskan latihan pada pembenahan transisi permainan serta pemulihan kondisi fisik pemain. Dua aspek tersebut menjadi krusial mengingat jarak antarpertandingan yang sangat singkat, sehingga berpotensi menurunkan kebugaran pemain.