Minggu, 01 February 2026 00:00 UTC

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares tak jumawa dengan tren rekor positif skuad asuhannya jelang laga kontra Dewa United di Stadion GBT Surabaya. Foto: Khaesar
JATIMNET.COM, Surabaya – Persebaya Surabaya sore ini akan menghadapi Dewa United pada lanjutan kompetisi Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu, 1 Februari 2026. Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Bajul Ijo yang tengah berada dalam tren performa positif.
Skuad asuhan Bernardo Tavares datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menyapu bersih lima pertandingan terakhir dengan kemenangan. Catatan tersebut membuat Persebaya perlahan kembali ke jalur persaingan papan atas dan menjaga asa bersaing di sisa kompetisi.
BACA: Sulit Rekrut Pemain Lokal, Persebaya Maksimalkan Kekuatan Internal
Meski demikian, laga kontra Dewa United bukanlah pertandingan biasa bagi Persebaya. Secara rekor pertemuan, Bajul Ijo masih menyimpan pekerjaan rumah. Dalam lima pertemuan terakhir, Persebaya belum pernah meraih kemenangan atas Dewa United.
Situasi ini membuat laga di GBT bukan sekadar soal melanjutkan tren positif, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memutus catatan kurang menguntungkan tersebut. Apalagi, Persebaya akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
Sementara itu, Dewa United datang ke Surabaya dengan kondisi yang tidak sepenuhnya ideal setelah menelan kekalahan dari Bhayangkara United pada laga sebelumnya. Namun, kualitas lawan tetap membuat Persebaya tak bisa lengah.
BACA: Rekor Buruk dan Nilai Skuad Jadi Tantangan Persebaya Saat Hadapi Dewa United
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa tren kemenangan tidak otomatis menjamin hasil positif jika tim kehilangan fokus. “Kekuatan lawan dan rekor pertemuan menjadi faktor yang harus diwaspadai, yang akan menentukan pendekatan permainan Persebaya di laga ini,” papar pelatih asal Portugal ini.
Rekor pertemuan tersebut menjadi salah satu perhatian utama Tavares, sekaligus menjadi pintu masuk untuk membahas kekuatan Dewa United yang dinilainya sebagai tim dengan kualitas finansial dan skuad papan atas Super League.
