Jumat, 30 January 2026 10:00 UTC

Persebaya siap hadapi Dewa United di lanjutan Super League 2026, Sabtu, 1 Februari 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan jelang menghadapi Dewa United pada Minggu, 1 Februari 2026, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan bahwa tim saat ini memfokuskan latihan pada pembenahan transisi permainan serta pemulihan kondisi fisik pemain.
Tavares menilai dua aspek tersebut menjadi krusial mengingat jarak antarpertandingan yang sangat singkat. Ia tidak ingin memaksakan intensitas latihan berlebihan yang justru berpotensi menurunkan kebugaran pemain.
Pelatih asal Portugal itu menyusun program latihan dengan pendekatan seimbang antara peningkatan performa dan proses pemulihan. Ia memastikan setiap pemain mendapatkan porsi latihan yang sesuai dengan kondisi fisik masing-masing.
“Beberapa pemain kondisinya belum 100 persen. Jadi kami melatih mereka dengan intensitas, tapi tetap memperhatikan pemulihan dari pertandingan terakhir,” ujar Tavares, Jumat, 30 Januari 2026.
Selain aspek fisik, Persebaya juga terus mengasah transisi menyerang dan bertahan agar tim mampu beradaptasi cepat di lapangan. Tavares menilai transisi permainan sangat menentukan efektivitas tim, terutama saat menghadapi lawan dengan tempo cepat seperti Dewa United.
Namun, fokus pada transisi tidak bisa dilepaskan dari kondisi kebugaran pemain. Tavares mengakui masih ada sejumlah pemain yang belum berada dalam kondisi ideal, sehingga penyesuaian latihan menjadi hal yang tak terhindarkan.
Kondisi fisik pemain inilah yang kemudian menjadi perhatian utama tim pelatih Persebaya dalam beberapa hari terakhir.
