Rabu, 11 March 2026 06:00 UTC

Ketua KONI Jatim M. Nabil (tengah) saat diwawancarai. Foto: Januar.
JATIMNET.COM, Surabaya – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur (Ketum KONI Jatim) Muhammad Nabil akhirnya buka suara ihwal kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat Ketua Pengcab Provinsi Kick Boxing Indonesia (KBI) Wira Prasetya Catur.
Dalam kasus ini, Wira Prasetya telah ditetapkan sebagai tersangka. Adapun korbannya adalah seorang atlet perempuan. Nabil menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang tengah bergulir di kepolisian.
“Itu merupakan ranah hukum sehingga menjadi urusan kepolisian. Mudah-mudahan prosesnya bisa segera selesai,” ujar Nabil, Rabu, 11 Maret 2026.
Sebagai induk organisasi olahraga, menurutnya, KONI Jawa Timur sebagai induk organisasi olahraga di tingkat provinsi hanya memiliki fungsi koordinatif terhadap cabang olahraga, termasuk KBI Jatim.
"Terkait sanksi organisasi maupun keputusan internal, sepenuhnya menjadi kewenangan Pengurus Besar (PB) Kick Boxing Indonesia," jelasnya.
BACA: Ketua Pengprov KBI Jatim Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Atlet
Oleh karena itu, KONI Jatim akan mengikuti setiap keputusan yang diambil oleh PB KBI terkait status kepengurusan organisasi tersebut. "Kami hormati proses hukum yang tengah berjalan," ucap Nabil.
Saat ini, posisi Ketua KBI Jatim yang sebelumnya dijabat Wira Prasetya Catur telah diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Penunjukan Plt tersebut dilakukan langsung oleh PB KBI tanpa keterlibatan KONI Jatim.
“Sudah ada pelaksana tugasnya, tetapi penunjukan itu berasal dari PB KBI. KONI tidak terlibat dalam hal tersebut,” kata Nabil.
Meski demikian, Nabil memastikan bahwa kasus tersebut tidak akan mengganggu proses pembinaan atlet kick boxing di Jatim. Ia menilai pembinaan dan program latihan atlet tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Dalam waktu dekat, Pengprov KBI Jatim juga dijadwalkan menggelar musyawarah provinsi (musprov) untuk memilih ketua baru yang akan memimpin organisasi tersebut ke depan.
BACA: Bertahun-tahun Cabuli Anak Tiri, Pria 53 Tahun Dibekuk Polres Mojokerto Kota
Nabil mengaku menyayangkan kasus tersebut terjadi di lingkungan olahraga. Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh pengurus cabang olahraga untuk lebih fokus pada pembinaan, pemberdayaan atlet, serta peningkatan prestasi.
Menurutnya, integritas dan profesionalisme pengurus olahraga sangat penting agar ekosistem olahraga tetap sehat dan kondusif bagi para atlet.
“Secara organisasi, apabila diperlukan, KONI akan ikut membantu mempersiapkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan KBI Jawa Timur, khususnya dalam menyambut ajang PON Bela Diri,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga sauna yang kondusif dunia olahraga di Jatim. Tujuannya, agar pembinaan atlet tetap berjalan optimal serta mampu melahirkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
