Logo

Pemkab Tuban Siapkan Kolam Renang Rp14,3 Miliar untuk Sambut Popda Jatim

Reporter:,Editor:

Selasa, 30 June 2026 13:09 UTC

Pemkab Tuban Siapkan Kolam Renang Rp14,3 Miliar untuk Sambut Popda Jatim

Bupati Tuban Aditya Halindra ditemui usai rapat paripurna Selasa 30 Juni 2026. Foto: Zidni Ilman

JATIMNET.COM, Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban berencana membangun fasilitas kolam renang baru dengan nilai anggaran mencapai Rp14,3 miliar. Infrastruktur olahraga tersebut disiapkan sebagai bagian dari persiapan Kabupaten Tuban menjadi salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur 2028.

Rencana pembangunan itu telah masuk dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) INAPROC Tahun Anggaran 2026. Proyek tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tuban.

Berdasarkan dokumen SIRUP, paket pekerjaan itu tercatat dengan nama Gedung Negara Tidak Sederhana (Pembangunan Kolam Renang). Nilai pagu anggarannya mencapai Rp14,3 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tuban Tahun Anggaran 2026.

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky membenarkan rencana pembangunan fasilitas olahraga tersebut. Menurutnya, keberadaan kolam renang menjadi salah satu kebutuhan utama apabila Tuban dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Popda Jawa Timur.

"Iya, jadi insya Allah kalau jadi, Tuban itu kan mau dijadikan salah satu tuan rumah persiapan Popda (2028). Dan Alhamdulillah kita dapat kepercayaan, kita rencananya memang fasilitas untuk kolam renang, (sebab untuk standarnya) masih belum ada," ujar Lindra -sapaan akrabnya- saat ditemui seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD Tuban, Selasa, 30 Juni 2026.

Ia menjelaskan, hingga saat ini Kabupaten Tuban belum memiliki kolam renang yang memenuhi standar penyelenggaraan cabang olahraga renang untuk ajang olahraga tingkat provinsi. Karena itu, pembangunan fasilitas baru dinilai penting untuk melengkapi sarana olahraga yang dibutuhkan.

Selain mendukung pelaksanaan Popda Jawa Timur 2028, kolam renang tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembinaan atlet renang daerah secara berkelanjutan.

Meski demikian, pemerintah daerah masih melakukan kajian terkait lokasi pembangunan. Penentuan titik pembangunan akan mempertimbangkan aspek kelayakan agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, baik untuk penyelenggaraan kejuaraan maupun kebutuhan masyarakat.

"Tapi nanti kita lihat titik-titiknya (lokasinya) yang serasa untuk tepatlah untuk kita pakai. Itu untuk persiapan Popda," tandasnya.