Senin, 03 August 2026 10:40 UTC

Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis, kepada para atlet Ju-Jitsu Wali Kota Cup 2026. Foto: Istimewa/Humas BPJS Ketenagakerjaan
JATIMNET.COM, Mojokerto – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto memberikan perlindungan jaminan sosial kepada para peserta Ju-Jitsu Wali Kota Cup 2026 yang berlangsung di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto. Perlindungan tersebut mencakup risiko yang mungkin dialami atlet selama mengikuti kejuaraan hingga perjalanan menuju dan kembali dari lokasi pertandingan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto, Imam Haryono Safii, mengungkapkan sebanyak 284 atlet telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dari total sekitar 300 peserta yang mengikuti turnamen tersebut.
Dari jumlah itu, sebanyak 111 atlet merupakan peserta baru, sedangkan 173 atlet lainnya merupakan peserta aktif yang kepesertaannya masih berjalan.
Imam menjelaskan, seluruh peserta yang telah terdaftar memperoleh perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan selama mengikuti rangkaian kompetisi. Perlindungan itu juga berlaku sejak atlet berangkat menuju arena pertandingan hingga kembali ke daerah asal masing-masing.
"Peserta yang bertanding hari ini dilindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Apabila terjadi risiko saat mengikuti pertandingan maupun dalam perjalanan berangkat dan pulang dari venue, maka perlindungan dan pembiayaan sesuai ketentuan akan diberikan," ujar Imam.
Ia menegaskan, keikutsertaan atlet dalam program BPJS Ketenagakerjaan menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman saat mengikuti kompetisi olahraga, khususnya cabang yang memiliki potensi risiko cedera.
Tak hanya selama turnamen berlangsung, BPJS Ketenagakerjaan juga mendorong agar kepesertaan para atlet tetap aktif setelah kejuaraan berakhir. Langkah tersebut dinilai penting agar perlindungan tetap berlaku ketika atlet menjalani latihan maupun mengikuti kompetisi lainnya.
"Kami berharap setelah event ini para atlet Ju-Jitsu juga tetap terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan begitu, saat latihan maupun mengikuti kegiatan olahraga lainnya, apabila terjadi risiko kerja atau kecelakaan, mereka tetap mendapatkan perlindungan," katanya.
BPJS Ketenagakerjaan menilai sinergi dalam penyelenggaraan Ju-Jitsu Wali Kota Cup 2026 menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga yang tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan, perlindungan sosial, dan kesejahteraan para atlet.
