Sabtu, 18 July 2026 12:53 UTC

Handball Surabaya berhasil raih dua medali emas di Bandung Open 2026, Minggu, 18 Juli 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Tim bola tangan Kota Surabaya kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu kekuatan nasional setelah memborong dua gelar juara pada Bandung Handball Open Championship 2026 yang berlangsung di Queen Stadium, Bandung, pada 13–17 Juli 2026.
Dua medali emas diraih dari kategori putra dan putri U-23. Tim putri memastikan gelar juara usai mengalahkan Kota Bekasi dengan skor tipis 16-15 pada laga final. Sementara tim putra tampil lebih dominan setelah menundukkan tuan rumah Kota Bandung dengan skor 23-15.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Kota Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Surabaya Muhammad Faizal mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten selama beberapa tahun terakhir.
"Kemenangan ini bukan keajaiban semalam, tetapi buah dari persiapan yang sudah lama. Kami mematangkan fisik, teknik, taktik, dan mental atlet melalui latihan rutin Senin sampai Sabtu. Hari Sabtu kami gunakan untuk uji coba," kata Faizal, Minggu (18/7/2026).
Menurutnya, perjalanan menuju gelar juara tidak berlangsung mudah. Tim putra bahkan sempat kalah dua poin dari Kota Bandung pada fase penyisihan. Namun hasil tersebut dijadikan bahan evaluasi sehingga mampu bangkit dan membalas kekalahan dengan kemenangan meyakinkan di partai final.
"Di final kami membalas dengan kemenangan meyakinkan. Anak-anak menunjukkan mental juara dan mampu menang dengan selisih delapan poin," ungkapnya.
Keberhasilan menyapu bersih gelar putra dan putri sekaligus mempertegas posisi Surabaya sebagai salah satu daerah dengan prestasi bola tangan paling konsisten di Indonesia.
Setelah menuntaskan kejuaraan ini, ABTI Surabaya mulai mengalihkan fokus untuk mempersiapkan atlet menghadapi Porprov Jawa Timur 2027 dan agenda nasional berikutnya.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari sistem pembinaan atlet muda yang selama beberapa tahun terakhir menjadi fondasi utama prestasi bola tangan Surabaya.
