Logo

Asyik Berenang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya

Reporter:,Editor:

Selasa, 10 March 2026 11:48 UTC

Asyik Berenang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya

Petugas BPBD Surabaya mengevakuasi jenazah anak 10 tahun yang tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya, Selasa, 10 Maret 2026. Foto: Command Center 112

JATIMNET.COM, Surabaya – Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di sebuah waduk di kawasan Sambikerep, Surabaya, Selasa, 10 Maret 2026. Korban berinisial IR, warga Dusun Bungkal, Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Sambikerep, ditemukan oleh tim gabungan setelah dilakukan pencarian di lokasi kejadian.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 12.25 WIB. Petugas kemudian segera menuju lokasi.

“Petugas BPBD Kota Surabaya tiba di lokasi sekitar pukul 12.31 WIB dengan waktu respon sekitar enam menit setelah laporan diterima,” kata Linda.

Peristiwa tersebut terjadi di waduk yang berada di belakang Kantor Kelurahan Sambikerep, tepatnya di Jalan Raya Sambikerep No.121, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.

 

Saat tiba di lokasi, petugas mendapat informasi bahwa korban masih berada di dalam waduk dan belum ditemukan. Tim gabungan kemudian langsung melakukan pencarian di area perairan waduk.

Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan teman korban, yakni FA (11) dan JS (11), korban sebelumnya bermain di sekitar waduk sebelum akhirnya tenggelam.

“Petugas di lokasi langsung melakukan pencarian dengan teknik penyelaman manual atau selulup,” ujar Linda.

Proses pencarian melibatkan personel BPBD Kota Surabaya bersama relawan Projopati Kelurahan Made yang turut membantu penyelaman di area waduk.

Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan di dasar waduk dengan jarak sekitar tiga meter dari titik awal yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.

 

“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia,” kata Linda.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban dari dasar waduk dan memasukkannya ke dalam kantong jenazah untuk penanganan lebih lanjut. Saat proses evakuasi berlangsung, keluarga korban juga telah berada di lokasi untuk memastikan identitas korban.

Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban di lokasi kejadian.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo Surabaya menggunakan ambulans PMI dengan didampingi pihak keluarga.

Hingga kini pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait peristiwa tersebut. Sementara itu, keluarga korban telah menerima kejadian tragis yang menimpa anak mereka.

“Pihak keluarga sudah kami berikan informasi terkait kejadian yang dialami korban,” bebernya.