Sabtu, 07 September 2019 09:17 UTC
NAHAS: Tempat kejadian perkara meninggalnya nenek Sawiati di Blitar. Foto: Yosibio
JATIMNET.COM, Blitar - Nasib nahas dialami Sawiati (77) yang tewas terbakar kobaran api daun bambu kering, di Desa Selorejo, Kabupaten Blitar, Jumat 6 September 2019, petang.
Ironisnya, daun kering itu dibakar oleh korban sendiri. Diduga, korban terpeleset dari tebing dan terjatuh tepat di tengah kobaran api daun kering yang baru saja disulutnya.
Meski sempat berusaha minta tolong, namun usaha warga sekitar untuk menyelamatkan korban sia-sia.
"Sebelumnya korban membakar daun bambu kering, dan diduga korban ini terjatuh dari tebing setinggi 12 meter di tengah nyala api yang membara dari tumpukan daun bambu kering," terang Iptu M Burhanudin, Kasubag Humas Polres Blitar kepada wartawan, Sabtu, 7 September 2019.
BACA JUGA: Gudang Pabrik Penggilingan Tebu di Blitar Ludes Terbakar
Informasi yang dihimpun Jatimnet.com menyebutkan, pada hari Jumat, 6 September 2019, sekitar jam 17.00 WIB, tetangga korban Agus Andrianto (40), melihat ada kepulan asap di pekarangan di bawah rumpun bambu.
Agus mengajak cucu korban, Rama (24), yang berada dekat lokasi untuk melihat sumber asap. Agus dan Rama mendengar suara minta tolong satu kali.
Setelah didekati, ternyata suara berasal dari korban yang berada di dasar tebing dengan kedalaman 12 meter, dan dikelilingi api yang membara.
"Agus dan Rama dibantu seorang warga lainya, Anang Minarno, berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, dan api bisa dipadamkan sekitar 15 menit," imbuh Burhanudin.
BACA JUGA: Menggoreng Tahu, Café di Objek Wisata Pasir Putih Situbondo Ludes Terbakar
Saat kobaran api padam, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal, selanjutnya warga melaporkan kejadian ini ke Polsek Selorejo.
Polisi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi.
Sementara atas permintaan keluarga, polisi tidak melakukan autopsi kepada korban namun cukup visum luar dari tim medis, serta meminta surat pernyataan yang mengetahui Kades Selorejo dan saksi-saksi dari keluarga korban.
"Menurut pemeriksaan tim medis, korban mengalami luka bakar derajat empat atau stadium empat yaitu sekitar 95 persen,"pungkas Burhanudin.
BACA JUGA: Warga Blitar Ditemukan Meninggal di Ladang Tebunya
Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sapu lidi, korek gas, ember plastik, baju korban sisa terbakar, dan sepasang sandal jepit sebagai barang bukti. Jenazah korban dimakamkan di pemakaman umum setempat Sabtu ini.
