Museum Olahraga Akan Pamerkan Replika Atlet Berprestasi asal Surabaya

Khoirotul Lathifiyah

Rabu, 6 Februari 2019 - 09:26

JATIMNET.COM, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya akan membuat replika para atlet asal Surabaya yang kelak akan dipamerkan di Museum Olahraga yang kini dalam proses pembangunan. Museum yang berada di Gelanggang Olahraga (Gelora) Pancasila itu diperkirakan siap ditempati pada November 2019 mendatang.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Surabaya, Afghani Wardhana mengatakan replika dan jejak para atlet itu sebagai pengingat bagi generasi muda untuk meneladani prestasi-prestasinya.

“Paling tidak disana ada hal yang bisa dilihat untuk mengingatkan anak muda kita, bahwa di museum itu ada sejarah yang tertulis bahwa Surabaya juga dikenal banyak melahirkan atlet hebat,” katanya dihubungi Jatimnet.com, Selasa 5 Februari 2019.

BACA JUGA: Ruangan Kosong di Gelora Pancasila Akan Diubah Jadi Museum

Menurut rencana, pada akhir Februari ini, para atlet senior yang pernah mengharumkan nama Surabaya akan diundang ke ruang kerja Wali Kota Tri Rismaharini. Wali Kota akan meminta masukan dari para atlet ini. Mereka yang akan diundang antara lain Rudi Hartono, Alan Budikusuma, Lilies Handayani, dan masih banyak lainnya.

“Mungkin dalam pertemuan nanti akan membahas apa saja yang bisa dipamerkan, misal, Rudi Hartono, bisa di pajang juga raketnya, medali, dan piagam lainnya,” kata Afghani.

Ia mengatakan, Surabaya saat ini banyak melahirkan atlet-atlet muda dengan berbagai prestasi gemilang. Tidak hanya di kancah nasional saja, tetapi juga telah meraih kejuaraan internasional seperti Asian Games 2018 lalu.

“Dalam kegiatan Pekan Olahraga Kota kota Surabaya, selalu muncul bibit-bibit baru. Atlet kita ini kualitasnya bagus di berbagai cabor dan selalu berada di tingkat atas perolehan medalinya. Ini yang harus terus kita dorong,” paparnya.

BACA JUGA: 10 Museum Yang Wajib Anda Kunjungi di Surabaya

Afghani menambahkan, pemerintah kota Surabaya terus berupaya menorehkan prestasi di bidang olahraga antara lain melalui pembangunan 457 fasilitas olahraga gratis. Menurutnya, faslitas tersebut sebagai sarana untuk mengasah skill bibit-bibit baru di bidang olahraga.

Tri Rismaharini juga telah memberangkatkan 10 anak untuk berlatih sepak bola di Liverpool. Afghani menyatakan, itu merupakan upaya pemerintah Surabaya mengembangkan bakat olahraga generasi muda.

“Saya rasa pemerintah benar-benar serius memberi kesempatan generasi muda berprestasi. Upaya-upaya tersebut sudah dilakukan oleh pemkot semaksimal mungkin, bahkan pembangunan sarana olahraga setiap tahunnya terus meningkat,” ujarnya.

Baca Juga

loading...