Logo

Momentum Hari Buruh, Presiden Dijadwalkan Berziarah ke Makam Marsinah

Juga meresmikan monumen dan rumah singgah
Reporter:

Minggu, 26 April 2026 12:30 UTC

Momentum Hari Buruh, Presiden Dijadwalkan Berziarah ke Makam Marsinah

Patung Pahlawan Nasional Marsinah di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Foto: Pemkab Nganjuk.

JATIMNET.COM, Nganjuk – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berziarah ke makam Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk pada Sabtu, 2 Mei 2026.  

Kedatangan presiden saat pasca-Hari Buruh Sedua itu direncanakan untuk meresmikan Museum Marsinah dan umah singgah. Keberadaannya, untuk mengenang perjuangan Marsinah terhadap kelompok buruh di Indonesia.

Hingga kini, persiapan terus dikebut. Mulai dari infrastruktur jalan, penataan lingkungan, taman, penerangan jalan, hingga pemasangan papan informasi penunjuk arah.

Perbaikan sarana dan prasarana juga terus dipercepat demi menunjang kenyamanan pengunjung.

Sejumlah pejabat daerah maupun pusat juga telah melakukan pengecekan sebelum hari H kedatangan presiden ke makam Marsinah yang telah ditetapkan sebagai Pahlawan Buruh.

BACA: Tiga Tokoh Asal Jatim Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, PKB Tasyakuran

Salah satunya, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo yang meninjau progres pembangunan museum dan rumah singgah Marsinah pada Senin, 22 April 2026.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan ratusan personel dalam pengamanan kunjungan Wakapolri. Petugas terlibat dalam pengamanan terbuka maupun tertutup dan ditempatkan di posisi strategis.

Kunjungan Wakapolri ini juga menjadi bagian dari evaluasi kesiapan daerah dalam menyambut agenda kunjungan tamu VVIP dan pejabat negara ke depan, sehingga seluruh unsur pengamanan diharapkan dapat berjalan optimal dan profesional.

Mendekati hari H peresmian, tasyakuran dan selamatan pembangunan monumen dan rumah singgah digelar, Jumat, 24 April 2026.

BACA: Soeharto Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Sumardi: Jasa Beliau Luar Biasa

“Ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada beliau sebagai Pahlawan Nasional, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar nilai perjuangan beliau tetap hidup dan dikenang,” ujar Kapolres Nganjuk.

Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kabupaten Nganjuk, Kelik Widi Wahyono menjelaskan, ditetapkannya Marsinah sebagai pahlawan nasional merupakan perjuangan berbagai pihak selama 15 tahun terakhir.

Hingga akhirnya, dorongan kepada pemerintah membuahkan hasil. Sejak 10 November 2025, Marsinah dan sejumlah tokoh nasional yang lain juga dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Mbak Marsinah menjadi pahlawan nasional adalah perjuangan bersama-sama bukan hanya kaum buruh," tegas Kelik.

Terkait perjuangan membangun monumen dan rumah singgah, Kelik menuturkan dimulai sejak akses menuju makam masih berupa jalan tanah kecil.