Menteri Agama Era Gus Dur Tolchah Hasan Wafat

Rochman Arief

Rabu, 29 Mei 2019 - 18:38

JATIMNET.COM, Malang – Menteri Agama era pemerintahan Abdurrachman Wahid atau Gus Dur Kyai Haji Tholchah Hasan wafat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RRSA) Kota Malang, pada Rabu 29 Mei 2019 sekitar pukul 14.10 WIB.

“Nanti akan dimakamkan setelah salat tarawih,” kata Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Marzuki Mustamar.

KH Tholchah Hasan dilahirkan di Tuban pada 1963 dan merupakan tokoh multidimensi, yakni sebagai ulama, tokoh pendidikan, pegiat organisasi, dan juga merupakan tokoh yang aktif di pemerintahan.

BACA JUGA: Setelah 31 Tahun Meninggal, Jasad di Blitar Ditemukan Utuh

KH Tholchah Hasan merupakan Menteri Agama pada Kabinet Persatuan Nasional, era Gus Dur. KH Tholchah Hasan dikabarkan dirawat di rumah sakit sejak pertengahan Mei 2019.

KH Tholchah Hasan meninggalkan seorang istri, tiga anak, dan empat cucu, yang saat ini tinggal di Singosari, Kabupaten Malang. Kiai Tholchah pernah menduduki posisi Mustasyar PBNU dan sebelumnya menjabat sebagai Rektor Universitas Merdeka Malang hingga 1998.

Selain itu, KH Tholchah Hasan juga sebagai Dewan Pembina Yayasan Universitas Islam Malang (Unisma) hingga saat ini.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Kampung Bungkuk, Singosari, Kabupaten Malang, usai salat tarawih.

BACA JUGA: NU Jatim Ingatkan Semua Pihak untuk Jaga Lisan

Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya Mustasyar PBNU Prof Dr KH Tolchah Hasan.

“Pengurus Besar Nahdlatul Ulama maupun warga NU merasa kehilangan atas kepergian beliau,” kata Ketua PBNU KH Abdul Manan Ghani di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, seperti dikutip NUonline.or.id, Rabu (29/5).

Kiai Manan mengatakan, KH Tolchah merupakan sosok yang menonjol dengan dua halnya, yakni intelektualitasnya dan keulamannya. Sehingga menurutnya, warga NU patut mencontoh semangat belajar Kiai Tholchah.

“Semangat belajar Kiai Tolchah harus dicontoh oleh kita. Semoga segala amal almarhum diterima dan dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT,” katanya. (ant)

Baca Juga

loading...