Menag Minta Arab Saudi Tambah Layanan Fast Track

David Priyasidharta

Sabtu, 11 Mei 2019 - 08:39

JATIMNET.COM, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta pemerintah Arab Saudi untuk menambah layanan fast track bagi jemaah haji Indonesia. Permintaan ini diungkapkannya saat menerima kunjungan Duta Besar Arab Saudi Esam A Abid Althagafi, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat 10 Mei 2019.

"Bila tahun lalu fast track baru bisa dirasakan oleh jemaah haji Indonesia dari Embarkasi Jakarta, kami berharap tahun ini setidaknya ada penambahan. Setidaknya satu atau dua embarkasi lagi, yaitu Embarkasi Solo dan Surabaya," ungkap Lukman, Jumat 10 Mei 2019.

Ia mengatakan jemaah haji Indonesia merasa amat terbantu dengan adanya layanan fast track. "Layanan membuat jemaah haji Indonesia nyaman dalam berhaji. Karena selain menghemat waktu, juga menghemat energi para jemaah. Sangat membantu," ujarnya dalam laman Kementerian Agama.

BACA JUGA: Seribuan Calon Jemaah Belum Lunasi BPIH

Lukman mengatakan Pemerintah Indonesia mengapresiasi perbaikan layanan penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi karena sangat membantu perjalanan haji para jemaah. Layanan yang cukup dirasakan perbaikannya oleh jemaah haji adalah fasilitas akomodasi.

"Kami juga sangat mengapresiasi Pemerintah Arab Saudi yang telah melakukan banyak perbaikan dalam pelayanan jemaah haji. Mulai dari perluasan Masjidil Haram, perluasan hotel-hotel di Makkah, di Madinah, serta penambahan fasilitas di Arafah. Itu semua sangat membantu jemaah haji. Bukan hanya (jemaah haji) Indonesia, tetapi juga dunia," ujarnya.

Namun, ia berharap perbaikan juga dapat dilakukan di Mina. "Kami berharap ada peningkatan di Mina. Ini yang dinanti bukan saja oleh Indonesia, tetapi juga masyarakat muslim dunia. Karena kita tahu, keterbatasan areal, dan besarnya jumlah jemaah membuat Mina amat padat," ujar Menag.

Jika Mina bisa ditingkatkan kapasitasnya, diperbesar, kata dia, maka mudah-mudahan kuota Indonesia dapat ditambah lagi.

Menanggapi pernyataan dan permohonan tersebut, Dubes Arab Saudi mengaku pihaknya berusaha semaksimal mungkin dalam berkhidmat melayani para tamu Allah. Hal ini semata bertujuan agar para jemaah dapat merasakan kenyamanan dalam beribadah haji.

BACA JUGA: Penyiapan Layanan Haji di Saudi sudah 100 Persen

Terkait dengan fast track Dubes menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait apakah memungkinkan adanya penambahan volume jemaah yang memperoleh fasilitas tersebut.

Hal ini disebabkan, Arab Saudi juga harus membagi layanan ini kepada negara-negara yang memiliki jemaah lebih dari 50 ribu jemaah. Antara lain kepada Malaysia, Bangladesh, Pakistan, maupun India.

Sementara terkait perluasan Mina, pihaknya mengaku akan menambah pendirian tenda di gunung-gunung yang ada di Mina. Solusi ini ditempuh menurut Dubes karena berdasarkan fatwa ulama di Arab Saudi, di Mina tidak diperkenankan membangun bangunan bertingkat.

Baca Juga

loading...