Memacu Waktu, Melintasi Batu

Zulkiflie

Minggu, 21 April 2019 - 21:46

JATIMNET.COM, Probolinggo – Peringatan Hari Kartini pada 21 April 2019 ini dilakukan berbeda oleh Shinta Febrianti. Offroader perempuan asal Banyuwangi itu menuangkannya dengan mengikuti offroad yang digelar di lintasan tanah, lumpur, pasir, sungai dan bebatuan di kawasan lereng Gunung Bromo.

Meski dihadapkan banyak lintasan berlumpur, namun dara kelahiran 26 tahun silam itu mampu memacu kendaraan tempurnya menaklukan segala rintangan. Semangatnya tidak luntur seperti bedaknya yang melekat.

Di event bertajuk Just Fighter Offroad 4 x 4 tersebut, Shinta mengemudikan mobil jenis Suzuki Jimny Long tahun 1985. Meksi harus melahap sekitar 18 rintangan, namun Shinta mampu menaklukannya.

BACA JUGA: Lima Anggota Bawaslu Probolinggo “Ambruk” Usai Awasi Pemilu

Ajang ini menempuh rute sejauh 24 kilometer, di mana melintasi dua daerah yakni Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo. Di dua titik tersebut, peserta harus menaklukkan jalur perbukitan, kawasan hutan dan mengarungi sungai.

“Untuk mengendarai mobilnya sih mudah, yang agak sulit dan menantang pada saat melintasi sungai dengan bebatuan besar,” ungkap Shinta saat dijumpai di lokasi, Minggu 21 April 2019.

Shinta menjelaskan rintangan yang membuat sedikit berdebar dalam ajang kali ini adalah saat menaiki bukit, dengan kemiringan hampir 90 derajat. Namun dia mampu menaklukkannya meski butuh nyali besar.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengaku sudah mengenal olahraga tersebut sejak duduk di bangku SMP. "Orang tua saya yang memperkenalkan (offroad) sejak SMP, hingga saya menggelutinya," pungkasnya.

BACA JUGA: Aktivitas Gunung Bromo Rusak Ribuan Hektar Lahan Pertanian

Kejuaraan yang bertepatan dengan Hari Kartini ini diharapkan bisa menyejajarkan wanita dengan pria di bidang olahraga offroad. “Harapan saya makin banyak atlet wanita yang menggeluti offroad,” ujarnya.

Penyelenggaraan Just Fighter Offroad 4 x 4 ini merupakan jambore dengan diikuti 221 peserta yang berasal dari beberapa kota Tapal Kuda Jawa Timur. Adapun rutenya dimulai dari kawasan Wisata Bakau Resort Kota Probolinggo.

“Kegiatan olahraga ini kami harapkan sebagai salah satu cara untuk mempromosikan wisata daerah,” kata Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin di sela lomba.

Baca Juga

loading...