Mahasiswa Yale Dikeluarkan Setelah Ketahuan Terlibat Skandal Pendidikan

Nani Mashita

Rabu, 27 Maret 2019 - 21:30

JATIMNET.COM, Surabaya – Skandal penyuapan masuk kampus elit yang mengguncang publik Amerika Serikat akhirnya membawa korban. Seorang mahasiswa Universitas Yale dikeluarkan setelah keluarganya diduga ikut terlibat dalam skandal ini.  

Skandal penyuapan dalam proses penerimaan mahasiswa baru di kampus elit ini telah menyeret puluhan orang kaya, mulai dari penulis, operator kasino dan pemilik kebun anggur Lembah Napa.

Dua selebritis Hollywood juga terjerat kasus ini, yaitu salah satu pemeran drama Desperate Housewives, Felicity Huffman dan salah satu pemeran Full House, Lori Laughlin.

BACA JUGA: Aktris Hollywood Terlibat Skandal Pendidikan di Amerika

Otak skandal ini adalah Rick Singer, seorang pelatih yang mengkhususkan diri dalam hal penerimaan mahasiswa baru di kampus elit.

Dilansir dari bbc.com, Rabu 27 Maret  2019, Yale mengonfirmasi tindakannya mengeluarkan siswa yang tidak disebutkan namanya setelah seorang pelatih sepakbola wanita, Rudy Meredith terbelit skandal ini.

Menurut dokumen pengadilan, keluarga mahasiswa Yale telah membayar Singer sebanyak USD 1,2 juta atau sekitar Rp 17 miliar agar bisa masuk ke Yale University.  

BACA JUGA: Diplomat Cina Dukung Gugatan Huawei Atas Amerika Serikat

Salah satu penerima uang haram itu adalah Rudy Meredith, seorang pelatih sepakbola wanita di Yale.  Keduanya dilaporkan bekerjasama melakukan penipuan sejak 2015 lalu.

Meredith akan merevisi portofolio sang mahasiswa sebagai atlet sepakbola, meski pada kenyataannya pelamar tidak pernah bermain di klub sepakbola manapun.  

Begitu siswa tersebut diterima pada 2018, Meredith menerima cek senilai USD 400.000 atau sekitar Rp 5 miliar lebih dari Singer, kata jaksa penuntut.

BACA JUGA: Presiden Amerika Serikat Larang Terbang Seluruh Boeing 737 Max

Tahun lalu, Meredith ditangkap oleh FBI atas suap sebesar USD 450.000 atau lebih dari Rp 6 miliar, dengan skema yang sama. Meredith, yang sudah mengundurkan diri dari Yale, diperkirakan akan menghadapi persidangan akhir pekan ini.   

Sebanyak 50 orang telah ditangkap akibat skandal ini dan bersiap menghadapi tuntutan hukum. Skema yang ditawarkan yaitu dengan membantu siswa menyontek saat ujian masuk, serta membuat siswa non-atletik diterima dengan beasiswa atletik palsu.

Kampus elit yang jadi sasaran antara lain Yale, Georgetown, Universitas California Selatan dan Stanford, menurut Kantor Kejaksaan AS di Massachusetts. Total dana yang sudah dibayarkan adalah USD 25 juta.

Baca Juga

loading...