JATIMNET.COM, Jakarta - Otoritas Arab Saudi menambah jumlah kuota haji untuk Indonesia sebanyak 10 ribu orang. Hal ini diungkapkan Presiden Joko Widodo setelah menerima informasi langsung dari Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud saat bertemu di Riyadh 14 April 2019.

"Setelah bertemu dengan Sri Baginda Raja Salman, langsung disampaikan oleh beliau secara resmi kita diberikan tambahan kuota haji 10.000. Jadi dari 221.000 menjadi 231.000 calon jemaah haji," ujar Jokowi, sapaan Joko Widodo di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 16 April 2019.

Pembicaraan soal penambahan kuota haji tersebut juga dilakukan antara Jokowi dengan Putra Mahkota Kerajaan Saudi Muhammad bin Salman dalam kunjungan yang sama.

BACA JUGA: 38 Persen Jemaah Haji Telah Rekam Biometrik

Indonesia sangat mengapresiasi keputusan penambahan kuota jemaah haji itu. Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga meminta kebijakan Raja Salman untuk dapat menambah kembali kuota jemaah haji asal Indonesia mengingat banyaknya calon jemaah yang harus menunggu puluhan tahun terlebih dahulu untuk dapat diberangkatkan.

"Permintaan kami kemarin (menjadi) 250.000 karena calon jemaah haji di Indonesia ini menunggu sampai 35-40 tahun. Berarti setelah lahir harus langsung daftar," tuturnya.

Sementara itu Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin secara terpisah mengatakan, penambahan kuota jemaah haji diharapkan bisa terealisasi tahun ini. Karena itu, Menteri Agama akan segera membahas dengan DPR tentang penambahan kuota haji ini.