KPK Eksekusi Mantan Wakil Bupati Malang Ahmad Subhan

Hari Istiawan

Sabtu, 27 April 2019 - 14:45

JATIMNET.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Wakil Bupati Malang periode 2010-2015, Ahmad Subhan ke Lapas Sidoarjo, Rabu 24 April 2019.

Ahmad Subhan dieksekusi bersama empat terpidana lainnya dalam perkara suap pengurusan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang (IPPR) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas Pembangunan Menara Telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto Tahun 2015.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, tiga orang terpidana dieksekusi ke Lapas Porong, yakni Direktur Operasi PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) Onggo Wijaya, Permit and Regulatory Division Head PT Tower Bersama Infrastructure (Tower Bersama Group) Ockyanto, dan Direktur PT Sumawijaya Achmad Suhawi.

BACA JUGA: KPK Eksekusi Sepuluh Mantan Anggota DPRD Kota Malang

Sedangkan dua terpidana dieksekusi ke Lapas Sidoarjo, Nabiel Titawano dari unsur swasta dan Ahmad Subhan dari unsur swasta dan juga Wakil Bupati Malang periode 2010-2015.

Sebelumnya, Pengadilan Tipikor Surabaya pada Kamis 4 April 2019 telah menjatuhkan vonis terhadap lima orang tersebut.

Onggo Wijaya divonis dua tahun penjara ditambah denda Rp 100 juta, Ockyanto selama dua tahun tiga bulan ditambah denda Rp 100 juta, dan Achmad Suhawi divonis dua tahun enam bulan ditambah denda Rp 150 juta.

Selanjutnya, Nabiel Titawano divonis dua tahun ditambah denda Rp 100 juta dan Ahmad Subhan divonis dua tahun delapan bulan ditambah denda Rp 150 juta.

BACA JUGA: Lima Terdakwa Kasus Suap Bupati Mojokerto Divonis Dua Tahunan

"Lima orang tersebut akan menjalani masa hukuman sesuai putusan masing-masing yang telah berkekuatan hukum tetap," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Sabtu 27 April 2019.

Dalam perkara tersebut, Bupati Mojokerto nonaktif Mustofa Kamal Pasa terlebih dulu dijatuhi vonis oleh Pengadilan Tipikor Surabaya pada 21 Januari 2019.

Mustofa divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 500 juta karena terbukti menerima suap terkait pengurusan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang dan Izin mendirikan bangunan (IMB) Menara Telekomunikasi tahun 2015.(ant)

Baca Juga

loading...