Korban Penipuan Barang Antik Lapor ke Polda Jatim

M. Khaesar Januar Utomo

Selasa, 9 April 2019 - 15:49

JATIMNET.COM, Surabaya – Sri Wahyuni (38) warga Kelurahan Ngagel Rejo, Surabaya melaporkan Anita Laeryvonne (39) warga Perum Puri Surya Jaya, Gedangan Sidoarjo ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim lantaran diduga melakukan penipuan.

Terlapor menawari sejumlah barang antik seperti keris dan pedang yang didapat dari seseorang. Namun untuk mendapatkan barang-barang terebut, korban harus menyetor uang sebesar Rp 95 juta.

Korban dan pelaku sudah saling kenal. Sebab korban merupakan instruktur renang anak terlapor. Dari perkenalan itulah, pelaku menawari sejumlah barang antik milik seorang bos.

BACA JUGA: Aksi Pelaku Penipuan Ini Rugikan Perusahaan Online Rp200 Juta

“Terlapor berjanji akan memberi keuntungan 15-20 persen dari uang yang disertorkan,” kata Sri Wahyuni, Selasa 9 April 2019.

Dari tawaran itu membuat Sri Wahyuni tertarik untuk membeli barang antik dengan menyetorkan uang Rp 95 juta. Namun sejak transaksi pada Desember 2017 hingga saat ini dia belum mendapatkan keuntungan seperti yang dijanjikan terlapor.

“Sebelumnya saya sudah meminta baik-baik bonus yang dijanjikan, tapi sampai saat ini tidak ada konfirmasi apa-apa. Saya dijanjikan Januari (bonus) akan cair, tapi sampai hari ini sekali bonus yang dijanjikan belum kunjung cair,” ucapnya.

Wanita yang hanya ibu rumah tangga ini sempat meminta uang modal yang digunakan untuk membayar barang antik tersebut dikembalikan. Namun dia mengaku jika terlapor kerap memberi jawaban berbelit dan hanya memberi janji.

BACA JUGA: Penipuan Ranmor Dominasi Laporan di Polres Tanjung Perak

Merasa menjadi korban penipuan, Sri Wahyuni memberanikan diri melaporkan ke SPKT Polda Jatim, dengan nomor laporan LPB/290/IV/2019/UM/Jatim.

Anita Laeryvonne dilaporkan dengan Pasal 378 KUHP, Pasal 372 KUHP, dan atau Pasal 28 Ayat (1) UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Infomasi dan Transaksi Elektronika (UU ITE) sebagaimana telah diubah oleh UU tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Lalu Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan jika Polda Jatim mendapatkan laporan terkait penipuan yang dialami Sri Wahyuni. "Sudah kami terima saat ini akan di proses anggota,” kata Frans Barung Mangera.

Baca Juga

loading...