Komisi A DPRD Jatim Berharap Jember Kembali Jadi Episentrum Ekonomi Tapal Kuda

Faizin Adi

Reporter

Faizin Adi

Senin, 17 Maret 2025 - 15:00

Editor

Ishomuddin
komisi-a-dprd-jatim-berharap-jember-kembali-jadi-episentrum-ekonomi-tapal-kuda

Komisi A DPRD Jatim melakukan kunjungan dan diskusi bersama Bupati Jember Muhammad Fawait, Senin, 17 Maret 2025. Foto: Dok. Setwan DPRD Jatim

JATIMNET.COM, Jember – Pemerintahan Bupati Jember Muhammad Fawait dan Wabup Jember Djoko Susanto diharapkan bisa mengembalikan Jember sebagai poros kemajuan ekonomi di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur. 

Hal ini mengemuka dalam diskusi dan kunjungan Komisi A DPRD Jawa Timur di Jember, Senin, 17 Maret 2025. 

“Jember ini memang seharusnya menjadi episentrum perekonomian di kawasan timur Jatim. Tetapi trennya sekarang justru menurun dibandingkan Banyuwangi. Kalau kita lihat, sebelum tahun 2014, Jember masih kokoh sebagai episentrum, tapi setelah tahun 2014 malah cenderung turun,” ujar Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur Dedi Irwansyah di Pendapa Wahywawibawagraha, Jumat, 21 Maret 2025. 

Dalam diskusi dan kunjungan tersebut, Komisi A DPRD Jatim bertukar gagasan tentang program-program dan hal-hal apa saja yang bisa disinkronkan dengan Pemprov Jatim dalam rangka mengakselerasi proses pembangunan di Jatim. 

“Perlu ada sinkronisasi antara program Nawa Bhakti Satya dari Gubernur Khofifah dengan visi misi Bupati Jember yang baru ini. Sekarang ini, Gus Bupati khan masih proses RPJMD dan mensinkronkan visi misinya dengan OPD-OPD yang ada. Harapan kami, ini tidak saja sinkron dengan yang di provinsi, tapi juga yang di nasional, sehingga program dari pusat yang ke Jember jadi lebih efektif,” kata politikus Partai Demokrat ini. 

BACA: Nuzulul Quran, Anggota DPRD Jatim Sumardi Berdialog dengan Santri di Jombang

“Bakorwil ini khan diletakkan di Jember. Kabupaten/kota yang ada Bakorwilnya memang sudah dianggap punya potensi sebagai episentrum yang bisa mendorong laju pembangunan di daerah sekitarnya juga,” kata Dedi. 

Hal senada disampaikan Anggota Komisi A DPRD Jatim Sumardi. Diskusi antara kedua belah pihak, menurutnya, berjalan cukup konstruktif untuk bersinergi demi Jember yang lebih baik. 

Ketua dan Anggota Komisi A DPRD Jatim bersama Bupati Jember Muhammad Fawait (keempat dari kiri), Senin, 17 Maret 2025. Foto: Dok. Setwan DPRD Jatim

“Bupati Jember ini khan masih muda, namun cukup berpengalaman di dunia politik. Dibantu dengan wakilnya yang seorang birokrat yang sudah kaya pengalaman, jadi kami sangat berharap kepemimpinan Jember yang sekarang ini bisa mengembalikan posisi Jember sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Jatim,” ujar politikus Partai Golkar ini. 

Sumardi menilai kombinasi kepemimpinan antara Bupati dan Wabup Jember punya potensi untuk saling melengkapi. 

“Bupatinya khan seorang kandidat doktor ilmu ekonomi dari Unair. Sedangkan wakilnya adalah doktor ilmu hukum yang sudah paham seluk beluk pertanahan. Jadi ini bisa saling melengkapi untuk mengimplementasikan visi misi dalam Pilkada kemarin ke aspek yang teknis manajerial,” tutur politikus yang berlatar belakang advokat ini. 

BACA: Anggota DPRD Jatim Sumardi Dukung Koperasi Desa Merah Putih Bersinergi dengan BUM Desa

Sumardi menilai dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang di tahun 2025 ini dipatok mencapai Rp1,02 triliun, Pemkab Jember bisa lebih menggerakkan sektor ekonomi yang ada di bawah. Terlebih, Jember memiliki banyak sektor padat karya seperti pertanian dan perikanan. 

“Kita percaya duet Bupati-Wabup Jember ini bisa menggerakkan mesin birokrasi untuk lebih cepat berlari secara efektif. Dengan segala potensi yang ada, kita optimis Jember bisa mengakselerasi target pertumbuhan menjadi lebih optimal,” kata Sumardi. 

Caption: Kunjungan dan diskusi Komisi A DPRD Jatim dengan bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait di Pendopo Wahyawibawagraha. (Istimewa/ Dok Setwan DPRD Jatim) 

Baca Juga