Logo

Tercebur ke Sumur Saat Berjemur, Lansia di Banyuwangi Meregang Nyawa

Reporter:,Editor:

Selasa, 03 February 2026 08:30 UTC

Tercebur ke Sumur Saat Berjemur, Lansia di Banyuwangi Meregang Nyawa

Tim Pemadam Kebaran dan Keselamatan Banyuwangi melakukan evaluasi lansia di dalam sumur. Foto: Damkarmat Banyuwangi

JATIMNET.COM, Banyuwangi – Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama H. Tahril, 66 tahun, warga Dusun Patoman Timur, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi ditemukan sudah tak bernyawa di dalam sumur, Selasa pagi, 3 Februari 2026.

Diduga, korban terjatuh ke sumur sedalam 15 meter saat sedang berjemur di belakang rumahnya. Hal itu diperkuat oleh kesaksian Siti Koyimah, anak korban dan Istianah anak korban.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Tahril diketahui sedang duduk dengan posisi membelakangi sumur untuk berjemur yang menjadi aktivitasnya saban pagi.

​Namun, selang 15 menit kemudian, anak dan istri korban tersentak saat mendapati H. Tahril sudah tidak ada di posisinya.

“Setelah dilihat, ternyata korban sudah berada di dasar sumur yang sangat dalam tersebut," ujar Kasi Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Salam Bikwanto,  Selasa, 2 Februari 2026.

BACA: Lagi, Warga Banyuwangi Ditemukan Meninggal Tercebur Sumur

​Saksi ketiga, Ansoli, sempat berusaha memberikan pertolongan pertama dengan turun ke dalam sumur. Namun, ia hanya menemukan songkok putih milik korban yang mengapung.

Menyadari risiko dan kedalaman sumur, warga segera menghubungi Damkarmat. Kata Salam,  ​laporan masuk ke pos Damkarmat pada pukul 11.06 WIB.

Menerima laporan itu, tim penyelamat yang terdiri dari Regu Brama 1 dan Brama 3 tiba di lokasi pada pukul 11.48 WIB dan langsung melakukan asesmen medan.

Proses evakuasi berlangsung cukup intens selama kurang lebih satu jam. Mengingat kedalaman sumur mencapai 15 meter dan adanya risiko gas beracun, petugas menggunakan peralatan khusus mulai dari Tripod, Body Harness, SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus), hingga peralatan vertical rescue lainnya.

​"Korban memiliki riwayat penyakit diabetes selama dua tahun terakhir. Diduga kondisi fisik yang lemah memicu insiden tersebut saat korban sedang berjemur di tepi sumur," Salam menambahkan.

Tepat pada pukul 12.51 WIB, jasad H. Tahril berhasil diangkat ke permukaan. Sayangnya, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

"Jenazah kemudian langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman," pungkasnya