Khofifah Dorong Pemerintah Daerah Ciptakan Layanan Inovatif 

Ahmad Suudi

Rabu, 24 April 2019 - 17:39

JATIMNET.COM, Banyuwangi – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta program pelayanan publik perlu dipamerkan agar masing-masing organisasi pemerintah daerah (OPD) dan masyarakat mengetahui update dan inovasi terbaru.

Dengan demikian akan tercipta saling belajar dan tidak hanya terpaku pada program masing-masing. Pasalnya, inovasi yang sudah dibuat bisa saja tidak lagi menjawab masalah terkini dan tertinggal dari inovasi daerah lain.

" We have to open mind , jangan merasa paling tahu, jangan merasa paling benar, juga jangan merasa paling mampu, karena ada masyarakat yang akan memberikan respon, memberikan rekomendasi, termasuk memberikan penilaian,” kata Khofifah.

BACA JUGA: Bupati Banyuwangi Berbagi Pengalaman dengan 33 Diplomat Kemenlu

Dia mencontohkan pajak di Singapura cukup tinggi, namun masyarakatnya tetap patuh membayar tanpa protes keberatan. Rakyat Singapura mau membayar pajak yang tinggi karena sudah menerima pelayanan publik yang memuaskan.

Khofifah mengajak kepala daerah memberikan pelayanan yang bisa lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat melalui sebuah inovasi. Pengembangan inovasi bisa mengambil referensi dari inovasi yang sudah ada dengan mengedpankan efektivitas, kecepatan dan akuntabilitas yang lebih baik.

“Mengambil referensi dari luar negeri terlalu jauh. Jika di sini ada referensi dan konsultasinya bisa lebih dekat," ujar Khofifah lagi.

BACA JUGA: Begini Markas Pengamen Banyuwangi saat Bersiap 'Tempur'

Dalam pameran itu, masing-masing daerah di Jatim menunjukkan inovasi unggulan pelayanan publik masing-masing. Salah satunya Kabupaten Gresik yang merupakan salah satu pusat industri menampilkan pelayanan perizinan usaha dan penanaman modal.

Begitu juga dengan Kabupaten Sumenep yang memiliki ribuan kepulauan, dengan memamerkan layanan perizinan jemput bola ke pulau-pulau.

Baca Juga

loading...