Kapolrestabes: Jangan Membuat Isu yang Membuat Anak Sekolah Takut

M. Khaesar Januar Utomo

Selasa, 21 Mei 2019 - 18:33

JATIMNET.COM, Surabaya – Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho menyatakan tidak ada surat edaran untuk meliburkan sekolah-sekolah di Surabaya pada 22 Mei 2019.

"Sampai saat ini pihak Pemkot Surabaya belum memberikan pemberitahuan apa-apa, malah saya tahunya dari kalian wartawan," katanya, Selasa 21 Mei 2019.

Sandi juga mengaku sudah meminta keterangan dari pihak Pemkot Surabaya yang terkait hal ini. "Sudah kami cek, pemkot tidak mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan anak sekolah atau apa pun," jelasnya.

Alumni Akademi Polisi (Akpol) 1995 meminta masyarakat jangan menghembuskan informasi yang belum benar. Selain itu jangan membuat anak sekolah takut untuk belajar.

"Dengan kondisi ini, kami dari Polrestabes Surabaya akan proaktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Surabaya," ucap Sandi.

BACA JUGA: Pemkot Surabaya Liburkan Sekolah, Antisipasi Aksi Massa 22 Mei

Polrestabes Surabaya akan menjaga aktivitas belajar mengajar di Kota Surabaya. "Agar anak anak di Surabaya bisa belajar dengan tenang dan aman," ucap Sandi.

Kepolisian, katanya, akan terus menjaga ketertiban dan keamanan di Surabaya. Terlebih dengan aksi 22 Mei tidak perlu sampai meliburkan anak sekolah. "Jangan membuat isu yang membuat anak sekolah takut," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabag Humas Pemkot Surabaya, M Fikser membenarkan adanya surat edaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang meliburkan kegiatan belajar mengajar pada Rabu 22 Mei 2019.

BACA JUGA: Tim Dokter Polrestabes Cek Kesehatan Awak Bus di Osowilangun

Surat tersebut disampaikan melalui edaran dari Dinas Pendidikan (Diknas) Surabaya kepada seluruh sekolah, TK, SD, dan SMP.

Menurut Fikser, keputusan itu dibuat setelah jajaran Pemkot Surabaya melakukan rapat untuk mengantisipasi aksi 22 Mei 2019 besok.

“Libur ini bagian dari antisipasi pada aksi 22 Mei 2019. Selain itu agar petugas bisa konsentrasi di titik-titik tertentu pada saat pengamanan,” ujar Fikser saat diwawancarai di Humas Pemkot, Selasa 21 Mei 2019.

Fikser juga mengemukakan arahan tersebut sesuai dengan yang disampaikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini belum lama ini yang meminta agar seluruh aktivitas sekolah pada tanggal tersebut diliburkan.

Baca Juga

loading...