Jemaah Al Muhdhor Tulungagung sudah Gelar Salat Ied

Yosibio

Senin, 3 Juni 2019 - 13:27

JATIMNET.COM, Tulungagung – Pada saat sebagian besar umat Islam masih menjalankan ibadah puasa Ramadan, puluhan anggota jemaah Al Muhdhor di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, telah menjalankan Salat Ied, Senin 03 Juni 2019.

Mereka menggelar Salat Ied sekitar pukul 05.30 WIB di masjid Nur Muhammad, yang terletak di dalam areal pondok modern Al Khoiriyah. Mereka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H, setelah sebelumnya melaksanakan ibadah puasa selama 30 hari. Jemaah ini mulai menjalankan ibadah puasa dua hari lebih awal dari ketetapan pemerintah.

Proses Salat Ied diimami Habib Hamid Bin Ahmad Al Muhdhor, pengasuh pondok pesantren, yang juga putra almarhum Habib Sayyid Ahmad bin Salim Al Muhdhor, yang diyakini memiliki garis keturunan dari Nabi Muhammad SAW.

BACA JUGA: Pemohon SIM di Blitar Naik Tajam Jelang Libur Lebaran

Pantauan Jatimnet.com, puluhan jemaah ini saling bersalaman usai melaksanakan ibadah Salat Ied, dan dilanjutkan melakukan ziarah ke makam di belakang masjid.

Terkait penetapan awal Ramadan dan Syawal, jemaah ini memiliki hitungan tersendiri. Pimpinan Jemaah Al Muhdhor, Habib Sayyid Hamid Al Muhdhor yang dikonfirmasi, enggan menjelaskan lebih detail terkait pelaksanaan ibadah Salat Ied yang sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu.

Menurutnya, perbedaan dalam menjalankan ibadah merupakan hal yang biasa dan tidak perlu dibesar-besarkan.

“Ini sudah kami lakukan sejak lama dan tidak perlu dipermasalahkan,” katanya menjawab konfirmasi wartawan usai Salat Ied.

BACA JUGA: Avengers Jadi Tema Pos Pengamanan Mudik Lebaran di Blitar

Menurut Habib Hamid penganut ajaran Al Muhdhor tidak hanya ada di Tulungagung dan sekitarnya. Tapi juga tersebar di sejumlah daerah di Indonesia dan berjejaring hingga di Mesir, sampai Timur Tengah.

Lebih jauh, jika masyarakat merasa penasaran dengan aktivitas jemaahnya, Habib Sayyid Hamid Al Muhdhor mempersilahkan untuk datang langsung dan mengikutinya.

Habib Sayyid beralasan, agar tidak menimbulkan beragam pemikiran tentang jemaah di ponpesnya. Pasalnya di sejumlah daerah, bukan hanya di Tulungagung, juga terdapat jemaah yang memutuskan 1 syawal pada hari ini.

“Kalau ada yang penasaran dan ingin mengetahuinya, silahkan datang sendiri dan mengikutinya,” ujar Habib memungkasi konfirmasi.

Baca Juga

loading...