ITB-Tshinghua segera Wujudkan Taman Teknologi di Pulau Penyu

Rochman Arief
Rochman Arief

Senin, 29 April 2019 - 10:43

JATIMNET.COM, Beijing – Institut Teknologi Bandung bersama Tsinghua University segera mewujudkan taman teknologi di Pulau Penyu, Bali. Pembangunan itu dilakukan setelah keduanya menandatangani nota kesepahaman di Beijing akhir pekan lalu.

“Kami perkirakan pembangunannya selesai dalam waktu dua tahun ke depan," kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Minggu 28 April 2019 waktu setempat.

Kerja sama tersebut melibatkan PT Kura-Kura Bali selaku pengelola pulau yang secara administratif berada di wilayah Kabupaten Badung itu.

“Nanti di situ akan dibangun semacam digital hub. Kalau di Jakarta sudah ada di BSD. Nantinya di Pulau Penyu itu ada keterlibatan perguruan tinggi," terangnya.

BACA JUGA: Perguruan Tinggi Islam Indonesia dan Rusia Jalin Kerja Sama

Ia mengemukakan bahwa ITB menjadi tuan rumah untuk kemitraan di Indonesia, sedangkan Tsinghua University sebagai kampus terbaik di Cina mencarikan partner dari  luar negeri.

Tsinghua telah berhasil membangun taman teknologi di beberapa tempat di Negara asalnya. Bahkan Apple juga telah menjadi mitra perguruan tinggi tersebut.

Menurut Menristekdikti suasana Pulau Penyu yang jauh dari keramaian akan sangat kondusif sebagai tempat penelitian dan pengembangan inovasi.

BACA JUGA: Penelitian Dua Mahasiswa Indonesia Diganjar Penghargaan di Paris

“Kentungannya dapat meningkatkan skil anak-anak dalam bidang teknologi informasi. Nanti ada tenant yang memanfaatkan teknologi yang dihasilkan dari riset tersebut," katanya.

Ia mendapatkan informasi bahwa Apple dan Google telah bersedia menjadi tenant. Demikian pula dengan perusahaan-perusahaan rintisan dalam negeri siap melakukan program inkubasi di atas lahan seluas 500 hektare tersebut.

Nasir menyatakan bahwa kawasan tersebut juga terbuka untuk beberapa perguruan tinggi lainnya, baik di dalam maupun luar negeri. Seperti Royal Melbourne Institute of Technology dan Melbourne University (keduanya dari Australia), Universitas Indonesia, dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

BACA JUGA: Kampoeng Batara Antar Anak Pelosok Menembus Impian

"Tujuan kami menjembatani pihak swasta dan akademisi itu untuk meningkatkan SDM kita dalam mendatangkan investasi dari perusahaan asing," kata menteri berlatar belakang santri itu.

Sebelumnya Rektor ITB Kadarsah Suryadi menandatangani MoU bersama Wakil Rektor Tsinghua Uninversity Yang Bin di sela-sela Konferensi Kerja Sama Internasional Forum Sabuk Jalan (BRF) II di Beijing pada 24-28 April 2019.

Penandatanganan kerja sama dua lembaga pendidikan dari Indonesia dan Cina itu disaksikan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (ant)

Baca Juga

loading...