Logo

Kabar Duka, Anggota DPRD Jatim Pudji Wahju Widodo Meninggal Dunia

Reporter:,Editor:

Kamis, 30 July 2026 01:00 UTC

Kabar Duka, Anggota DPRD Jatim Pudji Wahju Widodo Meninggal Dunia

Pudji Wahju Widodo, anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Golkar saat berdialog dalam sebuah tayangan podcast. Foto: Instagram.com/maspwwidodo

JATIMNET.COM, Surabaya – DPRD Provinsi Jawa Timur sedang berduka. Anggota Komisi B dari Fraksi Golkar, Pudji Wahju Widodo meninggal dunia pada Rabu 29 Juli 2026 sekitar pukul 22.15 WIB.

Legislator dari daerah pemilihan Kabupaten/Kota Madiun, dan Kabupaten Nganjuk ini saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolopo, Kabupaten Madiun.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.
Telah berpulang ke rahmatullah Drs. Pudji Wahyu Widodo, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Partai Golkar,” tulis Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim Hadi Setiawan di akun instragram pribadinya, Kamis, 30 Juli 2026.

Sesuai rencana, jenazah almarhum akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Kamis, 30 Juli 2026.

Jenazah almarhum Pudji Wahyu Widodo, anggota DPRD Jatim saat hendak dikebumikan di Madiun, Kamis, 30 Juli 2026. Foto: Mirza for Jatimnet.com

Semasa hidup, Pudji sebagai pribadi yang sederhana dan rendah hati. Salah satu contoh yang banyak dikenang dari pensiunan birokrat ini saat hendak dilantik sebagai anggota DPRD Jatim periode 2024-2029.

Saat itu, ia memilih berangkat dari rumahnya di Madiun dengan menumpang bus umum. Setelah turun di Terminal Purabaya, Sidoarjo, Pudji oper bus kota untuk menuju ke Gedung DPRD Jatim di Jalan Indrapura, Surabaya.

 “Beliau sosok yang sederhana dana dan rendah hati, meski dulunya pernah menjadi pejabat di pemerintahan,” ungkap Hadi.

Sebelum berkiprah di dunia politik, almarhum Pudji mengabdikan diri sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun.

Selain itu, Pudji juga aktif di perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate. Semasa hidup, dia tercatat sebagai aggota Dewan Pusat PSHT.