Minggu, 06 September 2026 13:24 UTC

Sejumlah penunpang menunggu antrian di Bandara Internasional Juanda, Minggu, 6 September 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Sidoarjo – Sebanyak 75 penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, dibatalkan pada Minggu, 6 September 2026. Pembatalan tersebut terjadi sebagai dampak berantai dari penyesuaian operasional sejumlah bandara akibat aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.
General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan pembatalan mencakup penerbangan keberangkatan dan kedatangan.
“Berdasarkan kondisi operasional terkini, terdapat 75 penerbangan yang dibatalkan, dengan rincian 37 penerbangan berangkat dan 38 penerbangan datang atau tiba,” kata Muhammad Tohir saat diwawancarai.
Tohir menjelaskan gangguan operasional di Bandara Juanda tidak berdiri sendiri. Penyesuaian penerbangan di sejumlah bandara yang terdampak aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau turut memengaruhi konektivitas penerbangan di Juanda.
Sejumlah bandara yang mengalami penyesuaian operasional antara lain Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Husein Sastranegara, dan Bandara Radin Inten II Lampung.
“Kondisi tersebut kemudian menimbulkan dampak berantai pada konektivitas dan rotasi penerbangan, sehingga turut memengaruhi sebagian operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda,” ujarnya.
Menurut Tohir, pembatalan penerbangan di Bandara Juanda terutama berkaitan dengan konektivitas menuju dan dari sejumlah bandara yang terdampak penyesuaian operasional.
Penerbangan yang dibatalkan tersebut mencakup rute dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, serta Bandara Husein Sastranegara.
Bandara Juanda Pantau Perkembangan Penerbangan
Pengelola Bandara Internasional Juanda terus memantau perkembangan kondisi penerbangan menyusul pembatalan puluhan jadwal tersebut. Pihak bandara juga memperkuat koordinasi dengan maskapai dan pemangku kepentingan terkait.
BACA: Erupsi Anak Gunung Krakatau, 16 Penerbangan di Bandara Juanda Terdampak
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap perubahan operasional dapat ditangani dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan.
“Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan serta koordinasi secara intensif bersama maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal,” katanya.
Di tengah pembatalan penerbangan, pengelola Bandara Juanda juga memberikan perhatian kepada penumpang yang mengalami perubahan rencana perjalanan.
Bandara mengaktifkan layanan pemulihan atau Service Recovery Activation bagi pengguna jasa yang terdampak pembatalan maupun penyesuaian penerbangan.
Melalui layanan tersebut, pengelola bandara menyediakan makanan ringan dan minuman bagi penumpang yang mengalami penyesuaian perjalanan akibat kondisi operasional penerbangan.
Selain itu, pengelola bandara menyiagakan personel di area terminal. Petugas Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service dikerahkan untuk membantu penumpang selama terjadi gangguan operasional.
Tohir mengatakan keberadaan personel tersebut bertujuan memastikan penumpang tetap mendapatkan pelayanan sekaligus memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi penerbangan.
“Personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service disiagakan di area terminal untuk memastikan pelayanan kepada penumpang terdampak tetap berjalan dengan baik, serta kebutuhan dan informasi yang diperlukan dapat diberikan secara maksimal,” ujarnya.
Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan
Pengelola Bandara Juanda meminta calon penumpang memastikan status penerbangan sebelum berangkat menuju bandara. Penumpang juga perlu memantau informasi secara berkala karena kondisi operasional dapat berubah.
Tohir mengimbau pengguna jasa memanfaatkan kanal resmi maskapai untuk memperoleh informasi terbaru mengenai penerbangan masing-masing.
BACA: Penerbangan Terdampak Erupsi, Bandara Juanda Aktifkan Layanan Pemulihan Penumpang
Selain itu, penumpang dapat menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia melalui nomor 172. Pengguna jasa juga diminta mengikuti informasi dan arahan petugas ketika berada di area terminal.
“Para pengguna jasa bandara diimbau untuk memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai serta juga dapat menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor telepon 172 untuk mendapatkan informasi terkini,” kata Tohir.
Tohir menegaskan Bandara Internasional Juanda bersama seluruh pemangku kepentingan tetap menempatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa sebagai prioritas selama penyesuaian operasional berlangsung.
Pihak bandara juga menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang atas ketidaknyamanan yang mungkin muncul akibat pembatalan dan perubahan operasional penerbangan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa,” katanya.
