Logo

Penerbangan Terdampak Erupsi, Bandara Juanda Aktifkan Layanan Pemulihan Penumpang

Reporter:,Editor:

Minggu, 06 September 2026 03:59 UTC

Penerbangan Terdampak Erupsi, Bandara Juanda Aktifkan Layanan Pemulihan Penumpang

Kondisi Bandara Juanda pasca erupsi Anak Gunung Krakatau, Minggu, 6 September 2026. Foto: Januar

JATIMNET.COM, Sidoarjo – Bandara Internasional Juanda menyiapkan layanan pemulihan bagi penumpang yang terdampak penyesuaian operasional penerbangan akibat aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau, Minggu, 6 September 2026.

Pengelola bandara mengaktifkan Service Recovery Activation sebagai bentuk penanganan terhadap pengguna jasa yang mengalami perubahan perjalanan. Layanan tersebut mencakup penyediaan makanan ringan dan minuman bagi penumpang terdampak.

General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pelayanan kepada penumpang selama terjadi penyesuaian operasional penerbangan.

“Bandara Internasional Juanda memberikan Service Recovery Activation berupa penyediaan makanan ringan dan minuman bagi penumpang yang mengalami penyesuaian perjalanan,” ujarnya.

Selain memberikan konsumsi kepada penumpang, pengelola Bandara Juanda juga memperkuat pelayanan di area terminal. Pihak bandara menyiagakan sejumlah personel untuk membantu pengguna jasa menghadapi perubahan operasional.

BACA: Erupsi Anak Gunung Krakatau, Persebaya Tempuh Jalur Darat dan Laut ke Surabaya

“Personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service disiagakan di area terminal,” kata Tohir.

Personel tersebut bertugas membantu penumpang memperoleh informasi sekaligus memberikan pelayanan ketika terjadi perubahan perjalanan. Pengelola bandara memastikan kebutuhan pengguna jasa tetap mendapatkan perhatian selama proses penyesuaian berlangsung.

“Kami memastikan pelayanan kepada penumpang terdampak tetap berjalan dengan baik serta kebutuhan dan informasi yang diperlukan dapat diberikan secara maksimal,” katanya.

 

Penumpang Diminta Pantau Status Penerbangan

Tohir mengingatkan calon penumpang agar tidak hanya mengacu pada jadwal penerbangan yang telah ditetapkan sebelumnya. Perkembangan kondisi operasional dapat menyebabkan perubahan jadwal maupun status penerbangan.

BACA: Erupsi Anak Gunung Krakatau, 16 Penerbangan di Bandara Juanda Terdampak

Karena itu, penumpang diminta memeriksa informasi penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai yang digunakan.

“Para pengguna jasa bandara diimbau untuk memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai,” ujarnya.

Selain melalui maskapai, pengguna jasa juga dapat memperoleh informasi terbaru melalui layanan Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172.

“Pengguna jasa juga dapat menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172 untuk mendapatkan informasi terkini,” kata Tohir.

Pengelola Bandara Juanda juga meminta penumpang mengikuti informasi dan arahan petugas selama berada di terminal. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi perubahan operasional yang masih mungkin terjadi.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mengikuti informasi dan arahan petugas selama berada di area terminal,” ujarnya.

 

Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas

Di tengah penyesuaian operasional penerbangan, Bandara Juanda bersama maskapai dan pemangku kepentingan terkait terus melakukan koordinasi.

Pengelola bandara memastikan aspek keselamatan dan keamanan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional. Pada saat yang sama, pihak bandara berupaya menjaga kenyamanan pengguna jasa selama kondisi tersebut berlangsung.

BACA: Erupsi Anak Gunung Krakatau, Perjalanan KA Daop 9 Jember-Jakarta Masih Normal 

“Kami bersama seluruh stakeholder terkait berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa,” katanya.

Tohir menegaskan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan meskipun terjadi perubahan dalam operasional penerbangan.

“Kami memastikan pelayanan tetap diberikan secara optimal selama berlangsungnya penyesuaian operasional penerbangan,” ujar Tohir.

Pihak Bandara Juanda juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang mungkin muncul akibat kondisi tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa,” katanya.