Ini Manfaat Kurma untuk Kesehatan dan Vitalitas Pria

Rochman Arief
Rochman Arief

Selasa, 7 Mei 2019 - 05:42

JATIMNET.COM Jakarta – Buah kurma memiliki berbagai manfaat kesehatan. Mulai dari memperlancar pencernaan, mencegah anemia bahkan menjaga vitalitas pria.

“Khasiat kurma banyak sekali, sebagai makanan bergizi. Pada bulan puasa, selain berkhasiat juga sunnah,” kata Guru Besar bidang Keamanan Pangan dan Gizi, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University Ahmad Sulaeman, Senin 6 Mei 2019.

Prof Ahmad, sapaannya, menganjurkan mengonsumsi kurma sebaiknya tidak hanya pada bulan Ramadan saja, melainkan pada hari-hari lain agar mendapat manfaat kesehatan maksimal.

Kandungan gizi yang cukup lengkap sebagai sumber energi dan karbohidrat. kurma memiliki kandungan sekitar 270 kilo kalori, protein 1,8 gram, dan lemak yang cukup rendah yakni 0,15 gram per 100 gram. Sedangkan kandungan serat mencapai 6,7 gram serta karbohidrat 75 persen.

BACA JUGA: Belanja Kurma Jelang Ramadan

Dari 75 persen karbohidrat dalam kurma, sebesar 65 gramnya adalah gula yakni glukosa, sukrosa, dan fruktosa (gula buah).

Kadungan mineral kurma juga cukup tinggi. Ada kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, serta kalium, atau potasium yang tinggi sekitar 700 miligram. Kurma juga mengandung sodium dan natrium kurma tapi hanya 1 miligram per 100 gram. Zat antioksidan dalam kurma antara lain senyawa fenolik, dan mineral boron.

“Dari komposisi itu bisa dilihat apa saja khasiat kurma,” katanya.

BACA JUGA: Jelang Ramadan, Impor Kurma Mulai Meningkat

Manfaat kesehatan kurma yakni meningkatkan kesehatan otak, bisa menyembuhkan penyakit pencernaan seperti maag, kurma bisa mengatasi anemia. Manfaat itu, menurut Ahmad, kurang diketahui banyak orang bahwa anemia bisa diatasi dengan mengonsumsi kurma.

Makan kurma melindungi otak terhadap stres oksidatif dan imflamasi otak karena kurma kaya serat, fenolik, antioksidan alami seperti asam proton.

“Keberadaan senyawa polifenol pada kurma berpotensi membantu memperlambat kejadian penyakit alzheimer dan demensia (pikun),” katanya.

BACA JUGA: Tarif Bea Masuk Produk Kurma dan Zaitun Palestina Dihapus

Berdasar penelitian pada 2006 menyebutkan efek pollen kurma dan minyaknya dapat mengobati disfungsi seksual pada pria. Hasil penelitian itu melaporkan tingginya estradiol dan komponen flavonoid di dalam kurma membantu meningkatkan jumlah sperma dan motilitas sperma.

“Penelitian di India itu menunjukkan pollen pada kurma telah digunakan untuk mengobati infertilitas pada kaum pria, pada pengobatan tradisional. Jika ingin meningkatkan libido, perbanyak makan kurma," kata Ahmad.

Di kawasan Timur Tengah, konsumsi kurma sudah menjadi kebiasaan untuk meningkatkan stamina kaum pria. Mereka mengonsumsi kurma yang sudah direndam dalam susu kambing, lalu diblender, ditambah kapulaga, serta madu.

Penelitian lain di Kolombia menyebutkan kurma dapat mengobati penyakit diare kronis, cegah rabun ayam, memperlambat perkembangan sel kanker dan studi lainnya menyebutkan buah kurma kering bisa meningkatkan aktivitas antitumor. (ant)

Baca Juga

loading...